Cara Mengatasi Lalat Buah Dengan Efektif

Serangan lalat buah

Cara mengatasi lalat buah yang menyerang buah tanaman bisa dilakukan dengan berbagai macam. Mulai dari cara yang sederhana sampai yang agak ribet juga ada.

Tapi semua mempunyai kelebihannya masing – masing. Tergantung dari skala aplikasinya. Misalnya, kalau tanamannya hanya satu atau dua di pekarangan, mengatasi lalat buah secara teknis sudah cukup efektif. Misalnya hanya dengan membungkus buah dengan kantong plastik.

Tapi tergantung dari jenis tanamannya juga. Buah seperti jambu air, jambu biji, masih mungkin untuk dibungkus buahnya.

Bagaimana kalau cabai?

Alternatif lain yang lebih mudah adalah dengan perangkan lalat atau yellow trap.

Yellow trap juga kemampuannya terbatas. Masih akan ada lalat buah lolos dan berhasil menyerang buah.

Makanya, kombinasi berbagai cara mengatasi lalat buah bisa dilakukan supaya hasilnya menjadi lebih optimal.

Dalam hal penyerangan tanaman, lalat buah berbeda dengan lalat rumahan dan lalat hijau.

Selain warna lalat buah yang lebih terang, cara mereka menyerang juga berbeda.

Cara lalat buah menyerang tanaman adalah lalat betina meletakkan telur – telurnya pada buah yang dikehendaki. Bisa cabe, jambu, mangga dan buah lainnya.

cara mengatasi lalat buah

Lalat buah betina akan menusukkan ovopositor (seperti jarum) di pantatnya) ke buah. Kemudian meletakkan telurnya di dalam buah.

Untuk iklim kita, yang suhunya antara 25 – 30 0C, telur lalat buah bisa menetas sangat cepat. Yaitu antara 30 – 36 jam.

Lalat buah betina bisa digaris bawahi karena ia adalah kunci dari penyerangan pada buah.

Maka dari itu, melepaskan lalat buah pejantan yang dimandulkan bisa mengurangi gagalnya telur lalat buah betina yang menetas. Sehingga, secara tidak langsung bisa mengurangi serangan lalat buah pada laha.

Cara Mengatasi lalat buah

Mari kita lihat apa saja langkah – langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi serangan lalat buah.

1 . Cara mengatasi lalat buah dengan di bungkus

Pembungkusan buah termasuk cara mengatasi lalat buah secara fisik. Karena bungkus ini bisa menghalangi lalat buah betina untuk meletakan telur – telurnya.

cara mengatasi lalat buah padaa jambu air

Ini adalah cara yang sangat efektif dan murah.

Namun tidak bisa berlaku untuk semua jenis buah.

Seperti yang sudah saya singgung di atas, buah cabe yang jumlahnya ribuan dan kecil – kecil, mana mungkin dibungkus satu – satu.

Harus ada alternatif yang lebih menghemat waktu dan tenaga tapi hasilnya efektif.

Lalat buah memang sulit untuk dikendalikan. Hal ini karena kondisi alam kita yang memang mendukung, tanaman inang dari lalat buah ini juga banyak macamnya.

Selain jenisnya banyak, tanaman inang juga hampri tersedia sepanjang tahun.

Meskipun tergolong efektif, pembungkusan buah belum mampu mengatasi lalat buah 100%.

Tetap akan terjadi kasus – kasus kecolongan dimana buah tetap terserang oleh lalat buah.

Oleh karena itu, pembungkusan sebaiknya dilakukan segera setelah bakal buah muncul (penthel).

Terlambatnya melakukan pembungkusan bisa jadi kita kecolongan sama lalat buah.

Akan tetapi, persoalan lain bisa saja muncul dengan pembungkusan buah ini.

Buah yang dibungkus, kandungan uap air dalam bungkusan menjadi sangat tinggi.

Jika sebelum dibungkus buah sudah tertempel oleh cendawan antraknosa, dalam terbungkus pun buah bisa menjadi busuk.

Tapi tenang saja, membungkus buah tetap efektif dan bisa mengurangi dampat kerusakan buah karena serangan lalat buah. Tapi tidak untuk antraknosa.[1]

2 . Cara mengatasi lalat buah dengan Predator alami

Cara mengatasi lalat buah secara alami, benar – benar alami.

Predator bagi lalat buah biasanya akan hadir dengan sendirinya. Karena dimana ada makanan, disitu pasti datang pemangsa.

Secara alami predator lalat buah pasti datang sendiri. Asalkan mereka luput dari serangan insektisida dari manusia.

Predator alami dari lalat buah antara lain laba – laba, semut, kumbang carabid, kepik pengisap atau assassin bugs, kumbang penjelajah atau staphylinid beetles (misalnya tomcat), lygaeid bugs dan mungkin ada beberapa jenis yang lainnya.

cara mengatasi lalat buah dengan predator alami

Sepertinya kita tidak bisa berbuat banyak untuk bisa mendapat bantuan dari musuh alami lalat buah ini.

Karena kemampuan memangsa mereka pun juga terbatas. Asalkan kita tidak membabi buta dalam menyebar insektisida, keberadaan mereka sedikit banyak akan membantu.

Lagian, mereka juga tidak dijual atau tidak ada yang menjualnya.

Good practice atau SOP yang benar dalam menanam sebaiknya dituruti saja. Bersinergi dengan alam akan lebih menguntungkan dalam waktu jangka panjangnya.

3 . Perangkap lalat buah

Perangkap lalat buah befungsi untuk memerangkap lalat buah dengan adanya zat pemikat.

Zat pemikat ini akan menarik perhatian lalat buah, kemudian ketika mereka tertarik mereka akan terjerat dan terperangkat.

Perangkap ini biasanya ditambahi dengan lem atau perekat supaya lalat buah menempel dan akhirnya mati.

Yang terpenting dari perangkap lalat buah ini adalah zat pemikatnya. Zat pemikat ini ada yang efektif hanya untuk jenis lalat buah tertentu saja.

Mari kita lihat jenis – jenis zat pemikat yang bisa digunakan dalam perangkap lalat buah adalah sebagai berikut:

  1. Metil eugenol (petrogenol).
  2. Minyak bracteata.
  3. Jus nanas.[2]
  4. Jus jambu biji.[2]
  5. Jus belimbing.[2]
  6. Ekstrak Selasih[3]
  7. Olahan Limbah kakao[3]

Metil Eugenol

Kebanyakan perangkap lalat buah kita menggunakan metil eugenol. Bahan ini diletakkan pada kapas yang digantungkan pada botol air mineral.

cara mengatasi lalat buah dengan petrogenol

Cara membuat perangkap lalat buah ini juga tidak sulit.

Saya akan tunjukkan bagaimana cara membuat perangkap lalat buah ini dengan botol air mineral.

  1. Kita potong bagian ujung atau tutup botol bekas.
  2. Kemudian kita buat lubang pada tutup botol bekasnya seperti ini.
  3. Kita siapkan tisu atau kapas yang dilipat 4 kali. Kemudian ditetesi dengan metil eugenol (merk produknya pretogenol).
  4. Masukkan tisu atau kapas yang sudah ditetesi ME (metil eugenol) ke dalam botol.
  5. Masukkan tutup secara terbalik. Jika kita memotongnya pas, tidak perlu di lakban atau lem tutup ini tidak akan jatuh.
  6. Perangkap siap di pakai dengan cara digantung atau diletakkan di sekitar tanaman.

Sekarang, kita bisa dengan mudah mendapatkan metil eugenol ini di pasaran. Apalagi jaman serba online sekarang ini.

Harganya juga tidak mahal. Cukup murah untuk jumlah yang sedikit.

Akan tetapi, Metil eugenol sebagai atraktan, hanya mampu memikat lalat buah B. dorsalis jantan.[2]

Hampir semua literatur ilmiah, menyebutkan bahwa lalat buah yang tertangkap sangat didominasi oleh jenis jantan.

Berarti tujuan dari perangkap ini adalah selain menangkan lalat buah, perangkap ini juga bisa mencegah terjadinya perkawinan antara lalat buah jantan dan betina.

Sehingga, produksi telur dan larva dari lalat buah betina bisa dikendalikan.

Tapi, bagaimana kalau lalat buah jantan masuk perangkap setelah mengawini lalat buah betina?

Padahal, lalat buah betina tidak tertarik dengan bau metil eugenol.

Maka, kemungkinan serangan lalat buah betina tetap mungkin terjadi. Jika telur yang dimasukkan ke buah sudah dibuahi, maka telur tersebut akan berhasil menjadi larva dan merusak buah.

cara mengatasi lalat buah dengan jus buah

Jus buah – buahan bisa dipakai untuk menarik lalat buah. Buah seperti nanas, jambu biji dan belimbing pernah diteliti untuk dipakai sebagai atraktan (pemikat) lalat buah.

Maka, desain perangkap harus dimodifikasi supaya jus buah bisa masuk dan tidak tumpah ketika perangkap di pasang.

Tapi ternyata, hasilnya tidak begitu memuaskan.

Dibandingkan dengan metil eugenol, keberhasilan atraktan dari jus buah – buahan masih kalah jauh.

Data dari riset pada perkebunan buah belimbing seluas 1,5 hektar bisa kita lihat perbandingannya.[2]

AtraktanLalat terperangkap (ekor)
Petrogenol403,22
Jus Nanas12,09
Jus jambu biji9,22
Jus belimbing26,34

Jumlah lalat yang terperangkap di atas adalah jumlah lalat buah rata – rata yang terperangkap setiap minggunya.

Perbandingannya sangat jauh antara perangkap yang memakai atraktan metil eugenol (petrogenol) dan jus buah – buahan.

Jadi, jus buah untuk menarik lalat buah ternyata belum efektif.

Lagian, jus buah juga lebih mahal dan merepotkan. Tidak bertahan lama dan cepat menjadi busuk.

Hal ini ternyata juga sama dengan penggunaan ekstrak selasih ataupun olahan limbah kakao.

Tanpa campuran ME, kedua limbah tersebut juga tidak efektif untuk menarik lalat buah.

Perangkap lalat berwarna

Dengan memberi warna pada perangkap lalat buah, kita menambah daya tarik perangkap kepada lalat.

Pertama, lalat tertarik karena metil eugenol. Dan kedua, lalat akan tertarik dengan warnanya.

Warna ini didasarkan pada kebiasaan lalat saja yang biasanya mereka bisa mendapat ME alami dari bunga tanaman yang warnanya kuning.

Ternyata memang iya. Pemberian warna pada perangkap lalat buah bisa menambah banyak lalat yang masuk perangkap.

Menurut studi yang pernah dilakukan, warna kuning lebih menarik dibandingkan dengan warna merah atau botol plastik transparan.

Data pemasangan perangkap lalat buah berwarna pada tanaman cabai bisa dilihat pada tabel di bawah ini.[4]

Warna perangkapJumlah terperangkapTingkat serangan (%)
Transparan399,2
Merah406,1
Kuning606

Jumlah terperangkap adalah jumlah rata – rata lalat buah yang berhasil terperangkap setiap minggunya. Pasti setiap minggu jumlahnya bervariasi. Kemudian data – data selama pengamatan dirata – rata dan hasilnya seperti pada tabel di atas.

Karena jumlah lalat yang terperangkap lebih banyak, otomatis tingkat serangan atau tingkat kerusakan cabai juga menurun.

Seperti itu.

Jadi, tidak ada salahnya jika perangkap lalat yang akan kita buat di cat dengan warna kuning.

4 . Perangkap Protein

Metil eugenol hanya menarik bagi lalat buah jantan saja. Lalat buah betina tidak tertarik.

Padahal yang merusak buah adalah lalat buah betina. Yaitu dengan memasukkan telur – telur mereka pada buah.

Telur yang menetas akan menjadi larva. Larva ini yang akan memakan daging dari buah yang ditempati.

Sebenarnya dengan memerangkap lalat buah jantan, tingkat serangan lalat buah bisa dikurangi.

Tapi, jika lalat jantan masuk perangkap setelah mengawini lalat betina, maka kemungkinan serangan bisa berlanjut.

Zat pemikat yang bisa dipakai untuk menarik lalat betina adalah sebagai food atraktan.

Maksudnya, lalat betina lebih tertarik pada makanan yang bisa membantu mereka untuk mempercepat produksi telurnya.

Dalam hal ini lalat membutuhkan makanan yang tinggi protein.

Kalau hanya protein, banyak limbah yang bisa dipakai. Misalnya ikan sisa, tempe, tahu dan seterusnya.

Tapi, yang benar – benar bisa menarik lalat buah betina tidak banyak.

Sementara ini belum banyak studi yang dilakukan untuk menarik lalat buah yang betina.

Saya baru menemukan bahan yang bisa dibuat untuk menarik lalat buah betina adalah olahan limbah kakao dan protein hidrolisat.

Limbah kakao difermentasi kemudian limbah cairnya diolah lagi sampai menjadi bahan yang siap pakai sebagai atraktan lalat buah betina.

Prosesnya cukup panjang. Dan kemungkinan susah kalau dilakukan tanpa peralatan lab yang memadai.

Setelah diuji coba, ternyata hasilnya cukup positif. Lalat buah betina memang tertarik terhadap olahan limbah kakao.

Dibandingkan dengan bahan uji lain, olahan limbah kakao yang paling tinggi tingkat menariknya.

Jika dikombinasikan dengan ME, maka perangkap ini bisa menarik lalat buah. Baik yang jantan maupun betina.

Jika tertarik, silahkan tinggalkan komentar saja. Nanti saya kirimkan filenya lewat email.

5 . cara mengatasi lalat buah dengan Tanaman penolak

Tanaman penolak (repelen) yang bisa digunakan untuk menolak lalat buah adalah serai wangi (Cymbopogon nardus).

cara mengatasi lalat buah dengan tanaman herbal

Serai wangi ini ditanam pada saat persiapan lahan atau satu bulan sebelum tanaman cabai dipindahtanam.

Penanaman Serai wangi diletakkan di sekeliling petak lahan pada bagian terluar, dengan jarak antar tanaman sekitar 2 meter.

6 . Cara mengatasi lalat buah dengan Insektisida alami

Seperti biasa, insektisida adalah langkah terakhir untuk membunuh lalat buah.

Akan tetapi, kalau saya mengamati lalat buah ini kan kebiasannya berbeda dengan serangga – serangga seperti kutu kebul, dan serangga lainnya.

Mereka akan hinggap dan menetap pada bagian tanaman. Seperti batang dan daun. Dari kecil sampai dewasa.

Kalau lalat buah kan hanya datang ketika ada buah. Mereka juga tidak menetap pada tanaman kecuali telur – telur mereka yang bersarang di dalam buah.

Terus nyemprotnya bagaimana kalau tidak ada yang hinggap di tanaman?

Ini adalah langkah yang sulit.

Lalat buah geraknya sangat gesik. Mereka berpindah – pindah dan mencari tanaman yang tidak disemprot.

Rata – rata insektisida alami yang pernah saya tulis di mengatasi kutu kebul, bisa digunakan untuk lalat buah.

Tapi rata – rata pengujiannya adalah lalat buah sudah tertangkap kemudian diisolasi dalam laborat.

Baru disemprot dengan insektisida nabati untuk mengetahui khasiat dari insektisida nabati ini.

Kalau di lapangan kondisinya sangat berbeda. Kalau mau menyemprot langsung ke lalat buahnya, berarti kita harus berburu.

Atau penyemprotan dilakukan dilakukan secara teratur dan sering, sehingga lalat buah enggan untuk hinggap ke buah tanaman.

Salah satu contoh pestisida alami adalah Beve-Z. Beve-Z merupakan produk yang mengandung jamur Veauveria Bassiana. Jamur ini jika kontak dengan lalat, maka ia akan berkembang dalam tubuh lalat dan membunuhnya.

cara merawat tanaman cabe di pot
Beve Z adalah salah satu produk di pasaran yang mengandung jamur beauveria bassiana. Harganya sangat terjangkau, karena untuk 100 gram bisa untuk lahan 1 hektare.

7 . Cara mengatasi lalat buah dengan Serangga mandul

Cara mengatasi lalat buah yang terakhir dan paling mahal adalah dengan serangan pejantan mandul.

Ini hanya bisa dilakukan oleh orang kaya atau harus ada campur tangan pemerintah ( dinas atau semacamnya).

Kenapa?

Karena ini membuat lalat buah jantan menjadi mandul dan tidak fertile. Sehingga ketika mereka dilepaskan ke alam, mereka bisa mengurangi populasi keturunan dari lalat buah.

Mekanismenya adalah perkawinan terjadi antara lalat buah jantan dan betina.

Jika keduanya normal, maka telur yang dihasilkan oleh lalat buah betina statusnya fertile dan bisa menetas menghasilkan larva yang jumlahnya ratusan kali lipat.

Ketika salah satunya disterilisasi, dimandulkan, maka telur yang hasilkan infertil alias tidak bisa menetas.

Salah satu saja yang steril, telur tidak jadi (gagal). Baik itu yang steril jantannya atau betinanya.

Bayangkan jika kita melepaskan ribuan lalat buah yang mandul. Kita bisa memotong populasi lalat buah secara generatif dan efektif.

Cara membuat lalat buah steril adalah dengan menyinari (meradiasi) mereka dengan sinar gamma.

Fase yang tepat untuk memandulkan mereka adalah ketika berada pada fase kepompong.

Yaitu usia berkepompong 6 hari. Atau 3 hari sebelum menjadi imago.

Sekarang, siapa yang bisa atau mempunyai peralatan untuk sinar gamma?

Kalau di Indonesia ya BATAN dong.

Kesimpulan

Jadi, sejauh yang ada selama ini perangkap lalat buah dengan atraktan metil eugenol masih sangat efektif dalam membantu petani. Metil eugenol alami yang diekstrak dari tanaman juga membutuhkan biaya yang mahal.

Kemudian dibantu dengan tanaman perangkap yang bisa menghambat mobilitas dari lalat buah. Sukur – sukur adi tanaman perangkap terdapat predator alaminya.

Penggunaan insektisida mengalami kesulitan karena mobilitasnya sangat tinggi (gesit).

Saya kira cara mengatasi lalat buah cukup sampai di sini. Jika banyak kurangnya, mohon disorry. Sampai jumpa lagi.

Referensi

[1] Pangestika, Widya. 2015. Keefektifan Pembungkusan Buah Untuk Pengendalian Penyakit Antraknosa Dan Lalat Buah Pada Jambu Air (Syzygium samarangense). Skripsi. Departemen Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.

[2] Moch Sodiq, Sudarmadji, dan Sutoyo. Efektifitas Atraktan terhadap Lalat Buah Belimbing di Jawa Timur. Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur. AGROTROP, 5 (1): 71 – 79 (2015)

[3] Rahmawati, Putri Yuli. 2014. Ketertarikan Lalat Buah Bactrocera sp. Pada Senyawa Atraktan Yang Mengandung Campuran Protein Dan Metil Eugenol. Skripsi. Jurusan Biologi Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang.

[4] Shahabuddin. Teknik Pengendalian Lalat Buah Bactrocera Sp. (DIPTERA : Tephritidae) Pada Pertanaman Cabai Menggunakan Perangkap Dengan Isyarat Kimia Dan Visual. J. Agroland 19 (1) : 56 – 62, April 2012.

[5] Indah Arastuti Nasution dan A. Nasroh Kuswadi. Sterilitas Lalat Buah Bactrocera Papayae Dengan Mengunakan Iradiasi Gamma Dalam Pengendalian Dengan Teknik Serangga Mandul (TSM). Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi- BATAN. Prosiding Simposium dan Pameran Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *