Harga Inseminasi Buatan Pada Sapi dan Cara Melakukannya

SHARE:

Inseminasi buatan pada sapi

Inseminasi buatan adalah memasukkan sperma dari pejantan sapi unggul ke dalam saluran reproduksi sapi betina supaya bisa bunting tanpa perlu mendatangkan sapi pejantannya.

Oleh karena itu, inseminasi buatan bisa menjadi solusi pada daerah yang kekurangan sapi jantan yang biasa dijadikan pemacek.

Atau, keinginan peternak sapi supaya bisa memperoleh anakan dengan kualitas yang lebih baik bisa lebih mudah terwujud.

Hal ini karena sperma yang akan dimasukkan ke sapi betina bisa dipilih dari pejantan unggul jenis tertentu. Bisa dari sapi brahman, simental, limosin ataupun sapi PO.

Saya kira, IB itu lebih memudahkan daripada sapi harus kawin alami.

inseminasi buatan pada sapi lebih efektif daripada harus kawin alami

Perkawinan sapi secara alami harus ada sapi pejantannya. Tidak semua peternak memiliki sapi pejantan.

Meminjam sapi jantan tetangga, berarti harus menuntun sapi betina sampai ke kandang tetangga.

Intinya, perkawinan secara alami itu merepotkan kalau tidak memiliki pejantan sendiri. Solusi terbaik adalah dengan inseminasi buatan atau IB.

Akan lebih mantap kalau tahu manfaat inseminasi buatan

Jadi, dengan adanya inseminasi buatan itu sangat membantu sekali. Tinggal telpon pak Mantri atau petugas, petugas datang, langsung suntik.

Selain itu, kualitas genetik dari anakan juga bisa menjadi lebih baik. Karena bibit mestinya diambil dari pejantan unggul. Kalau pejantannya biasa saja, buat apa?

Maanfaat lain yang bisa diperoleh dari inseminasi buatan adalah mengurangi kemungkinan terjadi penularan penyakit.

Kalau pejantan yang digunakan kebetulan pas sedang sakit, bisa – bisa sakitnya menular ke indukan.

Ini adalah beberapa manfaat dengan melakukan inseminasi buatan pada sapi kita.

  • Penggunaan pejantan unggul menjadi lebih maksimal.
  • Lebih menghemat biaya.
  • Bibit dari pejantan yang sudah diseleksi secara baik.
  • Dapat menurunkan tingkat penularan penyakit kelamin.
  • Meningkatkan tingkat keberhasilan bunting
  • Prosesnya lebih mudah.
  • Bisa memilih jenis kelamin yang diinginkan (sexed semen).

Penjelasannya kurang lebih seperti ini.

Sapi pejantan yang kualitasnya biasa – biasa saja itu banyak. Tapi yang benar – benar terpilih dan berkualitas itu hanya sedikit.

Bagaimana supaya pejantan unggul yang jumlahnya sedikit ini bisa memberikan manfaat yang lebih luas?

Yaitu dengan mengambil spermanya setiap dua hari sekali. Kemudian disimpan dalam bentuk semen beku.

Semen beku ini didistribusikan atau disebarkan untuk dijadikan bibit unggul.

Dengan demikian biaya yang dikeluarkan untuk biaya reproduksi sapi menjadi lebih hemat.

Kalau dari segi biaya, Inseminasi buatan mungkin sedikit lebih mahal. Tapi dari hal kepraktisan, keberhasilan dan waktu, IB jauh lebih unggul daripada kawin alami.

Harga semen beku sepertinya juga sangat terjangkau. Apalagi untuk semen sapi lokal, seperti PO, Bali dan Madura.

Sayangnya, belum ada keterbukaan harga mengenai harga semen sapi unggul ini.

Jadi, biaya IB lebih banyak pada biaya tenaga inseminatornya. Tapi kemampuan dan keahlian mereka memang perlu dihargai.

Karena kalau kita melihat proses pelaksanaan inseminasi buatan pada sapi, tidak semua orang kuat dan mampu untuk melakukannya.

Bagaimana tidak, tangan kiri inseminator akan dimasukkan ke saluran anus sapi. Jika di situ ada kotoran, maka kotoran itu harus dikeluarkan dengan tangan terlebih dahulu.

Kemudian tangan kiri mengobok – obok anus sambil membantu memposisikan straw gun supaya tepat pada posisi penyuntikan semen. Selain kemampuan, feeling sangat diperlukan di sini.

Selain kualitas dari bibit yang sudah terjamin, kita sebagai peternak sapi juga bisa memilih jenis kelamin dari anakan yang diinginkan.

Namanya sexing semen. Bisa ingin yang lahir pedet jantan atau betina.

Tapi ini hanya probabilitas sifatnya. Yaitu peluang untuk lahir jenis kelamin sapi yang diinginkan lebih tinggi. Jangan lupa bahwa ini erat kaitannya dengan takdir dan rezeki.

Perlu untuk diperhatikan, semua manfaat Inseminasi Buatan pada sapi di atas akan sia – sia kalau IB yang dilakukan tidak berhasil.

Oleh karena itu ada lima faktor yang sangat menentukan dalam keberhasil inseminasi buatan.

Ada lima Yang, penentu keberhasilan IB.

  1. Yang mengisi. Dalam hal ini petugas inseminator.
  2. Yang diisikan. Artinya adalah straw.
  3. Yang di isi. Yaitu sapinya.
  4. Yang memiliki ternak.
  5. Yang waktunya tepat.

Petugas inseminator harus memiliki kemampuan yang baik dalam melakukan inseminasi. Memang ini berkaitan dengan jam terbang mereka.

Tapi petugas barupun juga perlu diberi kesempatan, siapa tahu malah lebih jago.

Kalaupun IB ternyata belum berhasil, masih ada 4 faktor lain yang perlu dievaluasi. Jangan terburu – buru menghakimi petugasnya.

Terkait persoalan yang diisikan, tentang kualitas pasti sudah terjamin. Pada bagian ini lebih kepada bagaimana treatmen awal pada straw sebelum disuntikkan pada vagina sapi.

Seharusnya ini dilakukan dengan benar. Karena kalau tidak, kualitas dari sperma akan menurun bahkan sudah mati sebelum masuk ke vagina sapi.

Peternak sapi seharusnya juga faham ini. Supaya bisa protes kalau melihat apa yang dilakukan petugas kurang benar. Nanti ada pada bagian tahapan atau teknik IB.

Sapi dan pemilik sapi merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Peternak harus mengetahui kondisi sapinya sendiri.

Tahu dalam hal apa?

Dalam hal kondisi skor tubuh sapi. Apakah sapinya terlalu kurus atau gemuk.

Sapi dalam keadaan sehat atau tidak.

Dan yang terpenting adalah peternak harus tahu apakah sapi sedang birahi atau tidak.

Sapi yang terlalu kurus sulit untuk muncul birahi. Sedangkan sapi yang terlalu gemuk, peluang untuk berhasil bunting menjadi lebih rendah.

Skor tubuh sapi harus sedang – sedang saja. Nilainya SKT nya 2,5 – 4 menurut standar kanada. Kalau amerika rentang skt antara 1 – 9. Nilai ideal sekitar 6.

Skor tubuh sapi erat kaitannya dengan menajemen pemberian pakan pada sapi. Sapi betina dengan asupan nutrisi yang memadai bisa membantu terjadinya birahi lebih cepat.

Dengan pengaturan pakan yang lebih baik, jarak beranak bisa diperpendek. Misalnya, sapi yang sedang menyusui pemberian pakan dan nutrisi harus lebih banyak daripada sapi yang tidak sedang menyusui.

Kebanyakan, pakan yang biasa saja akan membuat birahi sapi yang menyusui menjadi lebih lama. Lebih dari 3 bulan.

Jangan memaksakan 3 bulan dari lahirnya pedet, indukan harus dikawinkan.

Meskipun sudah tiga bulan, tapi kalau sapi indukan belum menunjukkan tanda birahi, IB akan percuma.

Cara mempercepat birahi ini bisa dilihat pada artikel Cara memperpercapat birahi sapi.

Ok, setelah peternak melihat tanda – tanda sapi sedang birahi, ketepatan dalam menghubungi petugas juga menentukan keberhasilan dari IB.

Lama birahi pada sapi itu hanya berlangsung singkat. Lama birahi adalah sekitar 18 jam (paling banyak). Tapi ada juga yang lamanya bervariasi antara 12 – 26 jam.

Jika sapi gagal hamil, mereka akan birahi lagi setelah 21 hari kemudian. Jika gagal lagi, menunggu lagi 21 hari kemudian.

Jika melihat tanda birahi, panduan waktu yang tepat untuk mengawinkan (IB) adalah sebagai berikut.

  • Birahi sebelum pukul 9 pagi, sapi dikawinkan pada siang harinya.
  • Antara pukul 9 pagi – 12 siang, kawinkan sapi pada sore atau malam hari.
  • Jika birahi di atas 12 siang, sapi bisa dikawinkan besok pagi.

Perlu sekali untuk mempunyai kontak mantri suntik lebih dari satu. Antisipasi kalau waktu sapi birahi, tapi mantri suntiknya lagi kondangan luar kota.

Mantri yang datang telat lama dari waktu birahi, jangan dibayar langsung suruh pulang. Jangan mempertaruhkan biaya untuk sebuah peluang yang keberhasilannya sangat kecil.

Prosedur atau cara melakukan inseminasi buatan pada sapi

Ketika petugas inseminator datang, maka langkah – langkah yang akan dilakukan untuk melakukan IB pada sapi adalah sebagai berikut.

  1. Semen harus dicairkan terlebih dahulu karena sebelumnya dalam keadaan beku. Proses ini namanya thawing. Petugas akan datang dengan membawa semen beku yang disimpan dalam nitrogen cair.semen beku untuk inseminasi buatan pada sapi
  2. Thawing dilakukan dengan cara mencelupkan semen beku ke dalam air bersuhu 37 derajat celcius selama 7 – 18 detik.
  3. Setelah proses thawing selesai, semen diambil dan dikeringkan dengan tisu.
  4. Kemudian semen straw dimasukkan ke dalam inseminator gun. Bagian straw yang mencuat dipotong dengan menggunakan alat yang steril.insemination gun
  5. Setelah itu, plastik sheath dimasukkan pada gun yang sudah berisi semen beku tadi.
  6. Sapi dipersiapkan untuk proses inseminasi. Bisa dimasukkan ke kandang khusus, kandang jepit, diikat dan dipegangi. Banyak cara. Menyesuaiakan dengan keadaan.
  7. Petugas IB akan memakai sarung tangan dari plastik yang cukup panjang. Panjangnya sampai lengan. Tangan ini akan dipergunakan untuk dimasukkan ke rektum.
  8. Tangan petugas IB, dimasukkan ke rektum hingga dapat menjangkau dan memegan leher rahim (servix). Apabila di dalam rektum banyak kotoran, maka kotoran tersebut harus dikeluarkan terlebih dahulu.proses inseminasi buatan pada sapi
  9. Semen disuntikkan pada badan uterus yaitu pada daerah yang disebut dengan posisi ke empat.proses inseminasi buatan pada sapi
  10. Setelah semua prosedur tersebut dilaksanakan, maka inseminator gun dikeluarkan dari uterus dan servix dengan perlahan – lahan.

Supaya lebih memiliki gambaran, kita bisa melihat video yang ada di bawah ini.

Daftar harga semen beku.

Cara untuk mendapatkan semen beku sebenarnya tidaklah sulit. Kalau kita bisa menghubungi petugas inseminator, mereka akan mencarikannya untuk kita.

Jika kita ingin mengetahui harganya, ini ada pricelistnya. Ternyata harganya sangat murah.

Tapi harga belum termasuk biaya pengiriman dan biaya petugas inseminatornya. Kalau ini relatif. Bisa jadi berbeda – beda tiap daerah.

Daftar harga semen beku dari Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari Malang.

Jenis sapi UnsexingSexing
Sapi PotongRp. 7.000Rp. 36.000
FH kelas BRp. 7.000Rp. 36.000
FH Kelas ARp. 8.000Rp. 40.000
FH proven sireRp. 9.000Rp. 45.000
FH Elite BullRp. 12.000Rp. 60.000
KambingRp. 7.000Rp. 36.000
IkanRp. 15.000Tidak ada

Sapi potong meliputi semua jenis sapi potong. Yaitu sapi limosin, simental, PO, Bali, Sapi Brahman, Belgian blue dan lain – lain.

Untuk wilayah jawa tengah, ada BBIB Ungaran. Harga semen bekunya malah Rp. 5.000 rupiah per dosisnya.

Tapi keterangan lengkap tidak ada. Kemungkinan hanya untuk semen beku jenis sapi potong.

Wilayah jawa barat ada BBIB Lembang. Tapi informasi tentang daftar harga semen bekunya tidak saya temukan.

Apakah peternak bisa langsung membeli ke BBIB?

Sepertinya bisa.

Ada kontak personnya. Kunjungi websitenya (ada di refernsi) dan simpan nomer teleponnya.

Referensi

[1] http://bbibsingosari.ditjenpkh.pertanian.go.id/index.php/service/semen-beku-statistik-produksi-dan-distribusi/?lang=en

[2] http://disnakkeswan.jatengprov.go.id/up/balai-inseminasi-buatan

[3] http://biblembang.ditjenpkh.pertanian.go.id/

SHARE:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *