4 Cara Menentukan Umur Sapi Paling Akurat

SHARE:

Cara menentukan umur sapi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Bisa dengan melihat giginya, cincin tanduknya dan rambut ekor.

Ketiga cara tersebut tidak membutuhkan alat apapun. Bisa dilakukan dengan mata telanjang. Tapi membutuhkan keterampilan yang terlatih.

Yang cukup akurat adalah dengan melihat giginya. Cincin tanduk kurang akurat untuk digunakan dalam menentukan umur sapi. Apalagi dengan rambut ekor.

Akan tetapi, yang paling akurat adalah dengan mengetahui recordingnya. Sayangnya, tidak semua sapi tercatat dengan baik untuk recordingnya.

Mengetahui umur sapi sangat berguna bagi peternak sapi. Umur ini akan berguna dalam hal manajemen dan pemasaran.

Usia dari sapi mempengaruhi nilai atau harga jual dari sapi itu sendiri.

Inilah cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui usia sapi. Mulai dari yang paling akurat.

Melihat usia sapi dari data recording

Recording adalah kegiatan mencatat identitas dan semua aktivitas yang terjadi pada sebuah peternakan.

Kegiatan ini tidak dilakukan terhadap tanggal kelahiran sapi saja. Melainkan pada banyak aspek.

Misalkan mencatat identitas sapi, kegiatan reproduksi sapi, data kesehatan sapi dan produksi sapi.

Peternak sapi skala kecil, tidak begitu memerlukan kegiatan ini. Tapi akan lebih bagus jika sudah memulainya.

Dalam skala besar, data recording akan sangat membantu dalam membuat usaha menjadi lebih efektif.

Jumlah ternak yang banyak, akan sangat kesulitan untuk menghafalkan track recordnya. Dengan adanya recording, kita bisa mengetahui sapi mana saja yang pertambahan bobotnya paling kecil, produksi susunya paling rendah, dan birahinya sering telat.

Setelah ada data itu semua, langkah – langkah untuk mengevaluasi kegiatan peternakan akan menjadi lebih mudah.

Ini adalah contoh – contoh tabel yang bisa digunakan untuk memulai recording di peternakan sapi.

Recording identitas sapi.

Informasi yang harus tersedia dalam recording identitas sapi adalah Nomor sapi ( biasanya ada pada eartag), Tanggal lahir sapi, Nama sapi (jika perlu), Jenis kelamin, berat lahir, tipe lahir, ras/bangsa, induk, bapak, Pemilik, pemilik sebelumnya, pemilik sebelum sebelumnya.

Contoh tabelnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

recording untuk menentukan umur sapi

Recording reproduksi sapi

Recording sapi pada kegiatan reproduksi meliputi data umur pubertas sapi, kegiatan inseminasi buatan, tanggal buntingnya dan tanggal kelahirannya.

recording reproduksi untuk mengetahui umur sapi

Recording kesehatan sapi

Jika sapi pernah sakit, bisa terlihat data – datanya. Sakit apa, diobati dengan apa, dan siapa petugasnya juga.

Recording produksi

Untuk sapi perah kita bisa melihat kemampuan sapi dalam menghasilkan susu harian. Contoh tabel ini juga bisa diaplikasikan untuk produksi daging.

Tapi kalau harus mencatat kenaikan bobot setiap hari, repot juga. Bisa dimodifikasi menjadi kenaikan per minggu atau per bulan.

Tabel di atas akan memberikan data untuk per ekor sapi. Sehingga, data akan sangat banyak. Apalagi jumlah sapinya mencapai ratusan sampai ribuan.

Oleh karena itu, peternak yang sudah pro, biasanya memerlukan bantuan sofware. Supaya kegiatan recording tidak menghabiskan banyak waktu dan sumber daya.

Mengetahui umur sapi dari gigi

Setelah recording, melihat umur sapi dari gigi adalah yang paling akurat.

Perlu diketahui bahwa sapi dewasa memiliki jumlah gigi sebanyak 32 buah. Susuan gigi sapi, 20 gigi ada di rahang bawah dan 12 ada di rahang atas.

Pada bagian rahang bawah sapi, 8 ada bagian depan. Ini yang biasa kita lihat sebagai gigi seri. Sedangkan 12 sisanya tersusun sebagai gigi geraham. Letaknya agak di dalam dan sulit untuk terlihat.

Susunan gigi sapi pada rahang atas ada 12 gigi. Semuanya sebagai gigi geraham.

Susunan gigi sapi

Rahang atas33000033
Rahang bawah33044033

Pada awalnya gigi seri susu, kemudian gigi susu ini akan berganti manjadi gigi seri permanen seiring dengan bertambahnya usia sapi.

Gigi susu ini jumlahnya 8, ukurannya kecil – kecil dan warnanya lebih putih.

Kemudian gigi ini akan tangal (rampas) dan berganti menjadi gigi seri permanen. Ukurannya lebih besar dan warnanya lebih gelap.

Tanggalnya gigi seri susu ini menandakan usia dari sapi. Kita bisa memprediksikannya dengan cara sebagai berikut:

  1. Gigi seri susu sudah tumbuh sedangkan gigi seri luarnya belum, ini berarti umurnya 15 hari.
  2. Gigi seri sudah tumbuh seluruhnya, baik bagian dalam dan luar.Umurnya 1 bulan
  3. Gigi seri susu bagian dalam sudah terasah. Umur sapi 6 bulan
  4. Gigi seri susu bagian dalam terasah seluruhnya. Umur sapi 10-12 bulan
  5. Gigi seri susu luar terasah seluruhnya. Umurnya 16-18 bulan.
  6. Gigi seri susu dalam sudah berganti dengan gigi tetap. Umurnya 1,5 – 2 tahun.
  7. Gigi seri susu tengah bagian dalam sudah berganti dengan gigi tetap. Umur sapi 2,5 tahun.
  8. Gigi seri susu tengah bagian luar sudah berganti dengan gigi tetap. Umur sapi 3 tahun.
  9. Gigi seri susu luar sudah berganti dengan gigi tetap.Umur sapi 3,5 tahun
  10. Semua gigi seri yang lebar sudah kelihatan. Umur sapi 4 tahun.
  11. Gigi sudah tidak berganti lagi sedangkan gigi ujung belum terasang dan memiliki 2 cincin tanduk. Umur sapi 4,5 tahun
  12. Gigi ujung memperlihat tanda pergeseran bidang berasah pada gigi dalam dan berurutan ke gigi tengah luar bertambah lebar. Serta memiliki tiga cincin tanduk. Umurnya 5 tahun.

Umur sapi berdasarkan cincin tanduk

Kemunculan cincin pada tanduk sapi bisa digunakan untuk memprediksi usia sapi. Tapi cara ini kurang akurat.

Kalau sapinya dugul bagaimana? Ya pakai giginya donk.

Cincin tanduk sapi muncul

Cincin tanduk keUsia
110 – 12 bulan
220 -24 bulan
330 – 32 bulan
440 – 46 bulan
550 – 60 bulan

Akan tetapi, pada tahun kelima, 3 cincin tanduk yang pertama sudah memudar dan sulit untuk diidentifikasi.

Bahkan pada tahun ke 8, semua cincin tanduk hampir tidak bisa dibedakan.

Umur sapi berdasarkan panjang rambut ekor

Metode ini hanya bisa digunakan untuk sapi muda. Usia kurang dari satu tahun. Kurang akurat bahkan tidak bisa untuk sapi yang usianya lebih tua.

Jadi gunakan ketiga metode di atas daripada menggunakan rambut ekor ini.

Referensi

[1] https://en.wikipedia.org/wiki/Cattle_age_determination

[2] Anonim. Estimating Cattle Age Using Dentition. Missisipi State University Extension Service

SHARE:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *