Cara membersihkan kandang kambing

SHARE:

cara membersihkan kandang kambing

Secara sederhana kandang kambing bisa dibersihkan hanya dengan menyapu semua kotoran dan sampah sisa pakan.
Jika ini dilakukan setiap hari, maka kandang akan menjadi bersih dan memberikan lingkungan yang sehat untuk kambing.

Seberapa sering membersihkan kandang kambing ini juga tergantung seperti apa bentuk kandangnya.

Kandang panggung seperti di atas, tidak dibersihkan setiap hari juga tidak masalah. Misalnya setiap 2 hari atau 3 hari sekali tidak menjadi masalah.

Hal ini karena kotoran kambing yang keluar tidak menjadi satu dengan alas atau lantai kandang, melainkan merosot dan jatuh ke bawah lantai kandang.

Yang perlu dibersihkan secara teratur adalah kotoran kambing yang terselip antara usuk dan reng lantainya. Pasti ada kotoran yang terjebak dan tidak bisa langsung jatuh ke bawah.

Kecuali ketika ada kambing mencret, lantai kandang perlu dibersihkan setiap hari. Karena bentuk kotoran kambing akan berbeda.

Kotoran kambing yang sedang diare akan menggumpal, tidak pritilan seperti kambing normal. Otomatis kotoran ini tidak bisa langsung jatuh ke bawah.

Jika diabaikan, kotoran ini akan terinjak – injak bahkan bisa diduduki oleh kambing ketika sedang njerom (duduk).

Kambing menjadi jorok dan kesehatan akan terganggu.

Penyebab kandang kambing menjadi bau

Ada 3 penyebab utama sebagai sumber bau pada kandang kambing.
1. Kotoran
2. Jenis kambing
3. Alas kandang
Kotoran kambing jelas, merupakan sumber bau yang utama. Baik itu yang berupa kotoran padat atau urin.
Tapi antara kotoran padat dan urin lebih bau mana? Urin.
Urin kambing lebih menyumbang banyak terhadap baunya kandang kambing. Baik kambing jantan maupun betina urinnya sama – sama bau.
Jenis kambing juga meningkatkan tingkat kebauan dari sebuah kandang. Ini terkait dengan perilaku mereka ketika membuang kotoran dan bau khas antara kambing jantan dan betina sedikit berbeda.
Kambing jantan lebih prengus. Mereka ketika kencing juga sering menyemprotkan air kencing ke kaki depan mereka. Bahkan kadang ke mukanya sendiri.
Ini berbeda dengan kambing betina.
Selanjutnya adalah alas kandang. Alas kandang tanah dan bukan tanah juga mempengaruhi bau kandang.
Di tanah, air kencing dan kotoran akan terbantu penguraiannya dengan bakteri alami yang berada di tanah.
SHARE:

Mungkin Anda juga menyukai

2 Respon

  1. Fandi berkata:

    Saya suka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *