Cara Menghitung Jerami Kering dn Konsentrat Untuk Penggemukan Sapi

Jerami kering untuk pakan sapi bisa, tapi harus menambah bahan lain sebagai penopang kekurangan nutrisinya. Dengan perhitungan yang tepat, sapi bisa tumbuh dengan baik, insyaAllah tidak kurang suatu apa.

Karena nyaris jerami padi kering hanya sebagi sumber serat saja. Hal ini sebab kandungan nutrisinya sangat sedikit.

Jerami Padi kering untuk pakan sapi

Pada artikel ini saya akan membahas tentang cara menentukan pakan yang dibutuhkan oleh sapi. Secara khusus sapi jantan yang akan digemukkan.

Bahan pakan yang akan saya gunakan adalah jerami padi kering dan konsentrat. Mungkin ada tambahan lain seperti sumber mineral. Contohnya adalah premix dan lain sebagainya.

Artikel ini akan ada sedikit hitung – hitungannya. Tidak masalah akan saya tulis sesederhana yang saya bisa.

Langsung saja.

Sebelum kita memulai kita perlu beberapa data yang kita perlukan. Yaitu:

data kandungan nutrisi jerami padi kering dan kandungan nutrisi konsentrat sapi yang akan kita pakai.

Selain itu kita perlu data kebutuhan nutrisi sapi dari thesisnya mr. Leonard C. Kearl. Isi datanya tentang jika berat badan sapi sekian dan ingin target pertambahan badannya sekian, maka jumlah nutrisi yang dibutuhkan ada di data tersebut.

Kandungan nutrisi jerami padi kering

 

Nutrisi (% Berat Kering) Jerami Padi Kering
Berat Kering (BK) 87,5
Protein Kasar (PK) 4,1
Serat Kasar (SK) 32,5
Lemak Kasar (LK) 1,5
TDN 42,5
Energi Metabolisme (EM) 1,27 (Mcal/kg)
Ca 0,41
P 0,29

Setelah itu kita lihat dulu kandungan nutrisi konsentratnya. Saya anggap konsentratnya beli saja.

Berarti langsung pakai. Banyak kok yang jual harganya berkisar 2500 – 4000 per kgnya tergantung kandungan proteinnya.

Kalau yang buat konsentrat sendiri, nanti saya bahas di artikel yang lainnya.

Kandungan nutrisi konsentrat komersial

Nutrisi Konsentrat Komersial
Berat Kering (BK) 87
Protein Kasar (PK) 12 – 14
Serat Kasar (SK) 14
Lemak Kasar (LK) 5
TDN 60 – 65
Energi Metabolisme (EM) Tidak tahu
Ca Tidak tahu
P Tidak tahu

Sekarang tinggal data dari mr. Kearl nya.

Kita punya sapi PO dengan berat badan (BB) 300 kg. Target kita misalkan berat badannya naik (PBBH) sebanyak 0,5 kg setiap harinya.

Menurut Mr. Kearl, sapi tersebut butuh nutrisi sebagai berikut:

Nutrisi Jumlah
Berat kering 7 kg
Protein Kasar 679 gram
Energi Metabolis 13,4 Mcal
TDN 3,7 kg
Ca 19 gram
P 14 gram

Berat kering dalam tabel di atas itu maksudnya, jerami dan konsentrat yang masuk ke tubuh sapi jumlah berat keringnya sebanyak 7 kg.

Tujuh kilo gram itu bukan total pakan yang di berikan. Karena jerami meskipun kering tetap masih ada kandungan airnya. Begitu juga konsentrat masih ada kandungan airnya sekitar 12%.

Kalau sapinya berat badannya di atas 300 kg bagaimana?

Kalau seperti itu, kita butuh data tambahan untuk sapi yang beratnya di atas 300 kg.

Misalnya sapi PO dengan berat 350 kg dengan target pbbh sama yaitu 0,5 kg per hari. Kebutuhan nutrisinya sebagai berikut:

Nutrisi Jumlah
Berat kering 7,9 kg
Protein Kasar 731 gram
Energi Metabolis 14,94 Mcal
TDN 4,1 kg
Ca 20 gram
P 16 gram

Sekarang kita sudah bisa mulai untuk menghitung berapa jumlah jerami dan konsentrat yang harus kita berikan setiap harinya.

Biar lebih sistematis dan lebih mudah difahami, langkah – langkahnya akan saya bagi menjadi beberapa tahap.

Pertama, tentukan perbandingan jerami padi dan konsentrat

Perbandingan antara jerami padi kering dan konsentrat adalah 20 : 80.

Jadi jerami padi jumlahnya 20% dan konsentratnya 80%.

Kenapa jerami padinya sedikit?

Karena kualitasnya jelek, jangan banyak – banyak dikasihkan ke ternak.

Kedua, lihat data kebutuhan nutrisi sapi

Data ini maksudnya adalah data kearl di atas. Lihat yang berat badan sapi 300 kg dulu.

Kalau malas untuk scroll ke atas, ini saya berikan saja di bawah ini:

Kita punya sapi PO dengan berat badan (BB) 300 kg. Target kita misalkan berat badannya naik (PBBH) sebanyak 0,5 kg setiap harinya.

Menurut Mr. Kearl, sapi tersebut butuh nutrisi sebagai berikut:

Nutrisi Jumlah
Berat kering 7 kg
Protein Kasar 679 gram
Energi Metabolis 13,4 Mcal
TDN 3,7 kg
Ca 19 gram
P 14 gram

Ketiga, hitung jumlah pakan yang dibutuhkan ternak

Sapi itu bisa makan pakannya (kalau dalam berat kering) sebanyak 3% dari berat badannya.

Kalau berat badan sapi 300 kg, maka total pakan yang mampu dikonsumsi itu sebanyak:

(3/100) x 300 kg = 9 kg.

Sembilan kg itu total dari jerami padi dan konsentrat. Jeraminya 20 % dan konsentratnya 80%. Kita hitung sebagai berikut:

Jerami (20/100) x 9 kg = 1,8 kg

Konsentrat (80/100) x 9 kg = 7,2 kg

Sekarang kita cek apakah nutrisi dari jerami dan konsentrat sudah memenuhi standar dari mr. Kearl apa belum?

Keempat, hitung jumlah nutrisi yang akan diperoleh ternak

Dari jerami padi sebanyak 1,8 kg dan kandungan nutrisi nya yang sudah saya berikan, nutrisi dari jerami padi adalah sebanyak:

Nutrisi (% Berat Kering) Jerami Padi Kering
Berat Kering (BK) 87,50% 1,8 kg
Protein Kasar (PK) 4,10% 73,8 gram
Serat Kasar (SK) 32,50% 0,585 kg
Lemak Kasar (LK) 1,50% 0,027 kg
TDN 42,50% 0,765 kg
Energi Metabolisme (EM) 1,27 (Mcal/kg)
Ca 0,41% 7,38 gram
P 0,29% 5,22 gram

Contoh perhitungan.

Saya contohkan yang protein kasar saja. Selebihnya caranya sama. Hanya angka – angkanya yang berbeda.

Jumlah protein kasar = (4,10/100) x 1,8 kg = 0,0738 kg = 73,8 gram

Hitung juga yang bagian konsentrat

Berat kering konsentrat sudah di ketahui yaitu 7,2 kg. Protein kasarnya saya pilih yang 12 % saja. TDN nya saya hitung yang 60 % nya.

Sayang sekali untuk nilai Ca dan P nya tidak diberikan untuk konsentratnya.

Nutrisi Konsentrat Komersial
Berat Kering (BK) 87,00% 7,2 kg
Protein Kasar (PK) 12 – 14 % 864 gram
Serat Kasar (SK) 14,00% 1,008 kg
Lemak Kasar (LK) 5,00% 0,36 kg
TDN 60 – 65% 4,32 kg
Energi Metabolisme (EM) Tidak tahu Tidak tahu
Ca Tidak tahu Tidak tahu
P Tidak tahu Tidak tahu

Kelima, jumlahkan setiap nutrisi dari bahan penyusun pakan

Sampai sejauh ini kita sudah tahu nilai dari Berat kering, TDN, PK, Ca dan P dari jerami padi dan konsentrat.

Kemudian di jumlahkan.

Nutrisi Jerami padi Konsentrat Jumlah
Berat kering 1,8 kg 7,2 kg 9 kg
Protein Kasar 73,8 gram 864 gram 937,8 gram
TDN 0,765 kg 4,32 kg 5,085 kg
Ca 7,38 gram Tidak tahu 7,38 gram
P 5,22 gram Tidak tahu 5,22 gram

Keenam, bandingkan jumlah nutrisi jerami dan konsentrat dengan standart mr kearl

Apakah jumlah nutrisi yang ada pada langkah ke lima sudah memenuhi standard kearl?

Kita akan lihat perbandingannya pada tabel di bawah.

Nutrisi Mr. Kearl Jerami + Konsentrat
Berat kering 7 kg 9 kg
Protein Kasar 679 gram 937,8 gram
Energi Metabolis 13,4 Mcal
TDN 3,7 kg 5,085 kg
Ca 19 gram 7,38 gram
P 14 gram 5,22 gram

Ternyata komposisi pakan yang kita gunakan sudah memenuhi, bahkan melebihi dari standar yang mr kearl tentukan.

Artinya secara hitung – hitungan target kita akan terpenuhi. Yaitu sapi akan bertambah bobot badannya minimal 0,5 kg per hari.

Asalkan:

Sapi tidak mengalami masalah dengan nafsu makannya.

Sapi dalam kondisi sehat dan lain – lain.

Ketujuh, Hitung jumlah masing – masing yang harus diberikan

Di langkah ke tiga, kita sudah tahu jumlah jerami dan konsentrat yang harus di makan oleh sapi.

Itu kan jumlah dalam berat kering.

Kita hitung jumlah jerami dan konsentrat yang harus di sajikan ke sapi.

Caranya adalah sebagai berikut:

Jerami Padi = (100/87,5) x 1,8 kg = 2,06 kg.

Konsentrat = (100/87) x 7,2 kg = 8,28 kg.

Selesai.

Sekarang tinggal menghitung biayanya. Apakah dengan jumlah jerami dan konsentrat sebanyak itu biayanya masih masuk atau tidak.

Kalau targetnya hanya 0,5 kg per ekor per hari, hasilnya sangat mepet.

Tapi kalau dilihat dari total nutrisi yang di peroleh sapi, pertumbuhan berat badan yang diperoleh bisa lebih besar.

Kita lihat dari standard mr kearl yang sapi dengan berat 300 kg dan target pbbh nya 1 kg per hari.

Nutrisi Jumlah
Berat kering 7,5 kg
Protein Kasar 819 gram
Energi Metabolis 18.23 Mcal
TDN 5 kg
Ca 28 gram
P 21 gram

Kalau standarnya seperti tabel di atas, pakan yang kita susun bisa menghasilkan pbbh 1 kg/ekor/hari.

Tapi sapi PO kan sulit untuk mencapai target tersebut.

Jadi saran saya , jangan pilih bakalan dari bangsa sapi PO kalau memakai hitung hitungan pakan di atas.

Jenis sapi yang cocok bisa simental, limousin, brahman atau brangus.

Kalau sapinya terpaksa PO, komposisi konsentratnya bisa dikurangi dan jeraminya ditambahi.

Sekarang Anda bisa mencoba menghitung sendiri dengan perbandingan antara jerami dan konsentratnya yang bervarisai. Variasinya misalkan jerami : konsentrat adalah 40:60, 50:50 atau 60:40.

Cara menghitungnya sama, tinggal mengganti angka – angkanya saja.

Demikian tentang jerami kering untuk pakan sapi, Semoga bermanfaat. Share jika artikel ini di rasa bisa bermanfaat bagi yang lain.

Please Share:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *