Pupuk Kangkung Agar Subur Pakai Apa?

Cara memberikan pupuk kangkung agar subur harus memperhatikan beberapa hal berikut ini:

cara menanam kangkung di polybag
  • Kegemburan tanah
  • Kandungan bahan organik tanah
  • Komposisi unsur hara
  • Tingkat kerapatan kangkung yang ditanam.
  • Intensitas sinar matahari dan
  • Kecukupan air

Kegemburan tanah dan kandungan bahan organik tanah saling berkaitan. Biasanya, tanah yang kaya akan bahan organik tekstur tanahnya gembur dan subur. Warna tanah yang subur biasanya kehitam – hitaman.

Oleh sebab itu, pupuk kandang atau kompos merupakan salah satu pupuk untuk tanaman kangkung agar tumbuh subur. Baik itu kompos kambing atau kompos sapi, keduanya sama bagusnya.

Kangkung termasuk sayuran daun. Sehingga, bagian tanaman yang dimanfaatkan dominan daun dan batangnya.

Untuk mencapai target tersebut, maka dibutuhkan unsur nitrogen lebih banyak ketimbang unsur hara lainnya. Pupuk kandang  sebenarnya sudah cukup asal jumlahnya banyak.

Jika ingin menggunakan anorganik, bisa menggunakan pupuk Urea atau ZA. Bahkan kombinasi antara organik dan anorganik bisa memberikan hasil yang sangat bagus. Kita akan bahas lebih detail nanti.

Jenis pupuk kangkung agar subur

Pupuk apa yang bagus untuk tanaman kangkung?

Pupuk yang bagus agar kangkung tumbuh subur adalah pupuk yang mengandung unsur hara yang bisa diserap dengan cepat oleh kangkung. Bisa menggunakan pupuk kandang, bila ingin organik, pupuk urea atau ZA.

Sudah kita singgung di awal, pupuk untuk kangkung agar subur bisa menggunakan pupuk sebagai berikut:

  • Pupuk kandang
  • Pupuk urea
  • Pupuk ZA
  • Pupuk KCL
  • Pupuk phonska
Jenis pupuk NPK

Sebenarnya masih banyak jenis pupuk yang bisa dipakai. Tapi untuk pertimbangan biaya produksi, Urea dan ZA adalah yang paling ekonomis. Mengingat harga jual kangkung yang relatif rendah dibanding sayur lain, pupuk mahal akan membuat margin petani kangkung menipis.

Cara Melakukan pemupukan kangkung agar subur

Pupuk yang paling murah adalah urea. Urea hanya mengandung nitrogen yang jumlahnya 46%. Hanya nitrogen dan jumlahnya sangat banyak. Nitrogen sangat dominan diperlukan supaya kangkung bisa tumbuh subur.

Berikut adalah cara aplikasi pupuk urea untuk kangkung.

Pupuk dasar tanam kangkung

Sebelum kangkung di tanam pupuk dasar dari bahan organik harus diberikan. Misalnya pupuk kandang sapi, kambing atau kompos. Pupuk kandang ini harus difermentasi dahulu, supaya matang dan bisa lekas di serap oleh kangkung. Ini cara membuat fermentasinya.

Fermentasi pupuk kandang sapi

Fermentasi pupuk kandang kambing

Jumlah pupuk kandang untuk menanam kangkung adalah 2 – 3 kg/meter persegi. Ditaburkan atau dicampurkan dengan media tanam.

Untuk lahan yang luas, sebarkan pupuk kandang sebanyak 10 ton/hektar pada bedengan atau guludan yang sudah disiapkn. Campurkan pupuk secara merata dengan tanah. Waktu aplikasi sebaiknya 1 – 2 minggu sebelum penanaman kangkung.

Kita juga boleh menambahkan pupuk anorganik 75 kg urea per hektar, 100 kg SP36 dan 50 kg KCL.

Pupuk susulan kangkung

Supay pertumbuhan lebih cepat, pada umur 10 hari setelah tanam kangkung dipupuk dengan urea, SP36 dan KCL. Jumlahnya masing – masing 50 kg, 20 kg, dan 25 kg per hektar. Aplikasi dengan pengocoran.

Selanjutnya, pada usia 20 hari setelah tanam, dilakukan pengocoran kembali. Jumlah urea, sp36 dan KCL masing – masing 15 kg, 20 kg, dan 12 kg per hektarnya.

Pemupukan terakhir pada usia 30 HST, yaitu dengan menggunakan urea sebanyak 15 kg/hektar. Berikan urea dengan cara pengocoran.

Cara pengocoran urea untuk kangkung adalah sebagai berikut:

  1. 10 HST, larutkan 3 sendok teh urea, 1 sendok teh sp36 dan 1,5 sendok teh KCL ke dalam 15 liter air, kocorkan untuk lahan seluas 3 – 5 meter persegi.
  2. 20 HST. larutkan 1 sendok teh urea, 1 sendok teh sp36 dan 1,5 sendok teh KCL ke dalam 15 liter air, kocorkan untuk lahan seluas 3 – 5 meter persegi.
  3. 30 HST. larutkan 1 sendok teh urea ke dalam 15 liter air, kocorkan untuk lahan seluas 3 – 5 meter persegi.

Jika luas lahannya lebih besar, jumlah disesuaikan ya.

Pupuk kangkung agar subur pakai ZA[1]

jadwal pemupukan terong pakai zk

ZA adalah pupuk yang mengandung Nitrogen dan Belerang (sulfur). Nitrogen 21% dan belerang sebanyak 24%.

Aplikasipupuk ZA diberikan dengan cara garitan di samping tanaman sesuai dengan dosis perlakuan. Pemupukan diberikan 7 hari setelah tanam. Jumlah ZA yang diberikan adalah 45 gram per m persegi.

Pemberian pupuk ZA dosis 22,5 g (P3) memberikan hasil yang terbaik terhadap volume akar kangkung darat (Ipomoea reptans Poir). Pemberian pupuk ZA padadosis 7,5 g (P1) berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (35 dan 42 hst), panjang daun (28, 35 dan 42 hst), diameter batang (28, 35 dan 42 hst) dan volume akar.

Pupuk kangkung agar subur pakai NPK dan dolomit[2]

Bukankah kangkung itu sayuran daun? Kenapa perlu pupuk fosfat (P) dan kalium (K)? Bukankah seharusnya pupuk Nitrogen saja seperti Urea dan ZA sudah cukup?

Iya itu betul, tapi kalau kita perhatikan, rekomendasi pupuk urea untuk kangkung tetap menggunakan tambahan pupuk kandang sebagai pupuk dasarnya.

Artinya, kangkung tetap membutuhkan unsur hara P dan K. Meskipun, jumlahnya tidak sebanyak tanaman buah seperti tomat atau cabe.

Kalau kita melihat fungsi hara fosfat (P), tanaman membutuhkannya untuk perkembangan akarnya supaya banyak, lebat dan sehat. Dengan akar yang sehat, maka kemampuan kangkung untuk menyerap hara menjadi lebih tinggi. Sehingga, pertumbuhannya menjadi lebih cepat.

Maka rekomentasi pupuk NPK agar kangkung cepat subur perlu untuk dicoba. Sumber NPK yang digunakan adalah Urea, SP36 dan KCL.

Pupuk pupuk tersebut hanya diberikan sekali setelah pengolahan tanah. Jumlah pupuk yang hasilnya paling maksimal adalah sebagai berikut.

1 . Pemberian dosis pupuk berdasarkan target produksi dapat meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun umur 2 MST dan 3 MST, produksi tanaman sampel dan produksi tanaman per petak. Hasil yang paling efektif terhadap peningkatan tanaman kangkung karena penggunaan pupuk yang jauh lebih sedikit adalah perlakuan P2 yaitu 2,68 kg atau setara dengan 26, 8 ton/ha.

  1. Jarak tanam dapat meningkatkan tinggi tanaman umur 2 MST dan 3MST, Jumlah daun 1 MST dan 3 MST, produksi tanaman sampel dan produksi tanaman per plot umur 25 HST. Jarak tanam yang baik untuk pertumbuhan tanaman adalah J3 (5 cm × 15 cm) sedangkan produksi tertinggi terdapat pada perlakuan J1 (5 cm × 5 cm) sebesar 34,4 ton/ha.
  2. Interaksi pemberian dosis pupuk sesuai target produksi dengan jarak tanam dapat meningkatkan tinggi tanaman umur 2 MST dan 3 MST, jumlah daun pada 2 MST dan produksi tanaman per petak. Produksi tertinggi dari interaksi keduanya terdapat pada perlakuan P2J1 yaitu 4,37 g atau setara 43,7 ton/ ha.

Jika kita melihat kesimpulan dari penelitian di atas, untuk target produksi yang lebih banyak, perbanyak saja jumlah pupuknya. Jarak tanam 5 cm x 5 cm masih ok dan tidak terlalu rapat. Per lubang diisi dengan dua biji kangkung.

Untuk per meter persegi, kita bisa menggunakan pupuk Urea = 492,8 g; SP36 = 177 g; KCl = 331,7 g;Dolomit = 203,1 g.

Saya kira cukup ya untuk pupuk kangkung agar subur ini, semoga bermanfaat dan salam tani, tani jaya.

Referensi

[1] Bejo Suroso dan Novi Eko Rivo Antoni. Respon Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans poir) Terhadap Pupuk Bioboost dan Pupuk ZA. Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember.

[2] Ariska. 2020. Penetapan Rekomendasi Pemupukan N, P, K, Mg dan Jarak Tanam Untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kangkung Darat (ipomea reptans Poir). Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.