Cara Ternak Sapi Limosin Ternyata Untungnya Hanya 1 Juta Per Ekor

SHARE:

Mending beli sapi limosin daripada DP Rumah

Ternak sapi limosin bisa digunakan untuk mewujudkan hajat atau keinginan yang cukup besar. Ternak sapi semua jenis bangsa sapi bisa, tidak harus jenis dari limosin. Tapi kalau limosin memiliki kelebihan yang lebih banyak.

Ini sudah terbukti dan masih dilakukan oleh peternak – peternak yang ada di pedesaan. Mereka menjual sapi mereka untuk mewujudkan banyak hajat yang besar. Misalnya seperti menikahkan anak, membangun rumah, menguliahkan anak, membeli kapling tanah, membeli sawah, beli mobil, mencalonkan jadi perangkat desa, membayar hutang dan seterusnya.

Itu untuk yang punya sapi. Kalau yang tidak punya juga sama aja, mereka pakai kredit bank.

Tapi kalau dipikirkan lebih dalam lagi, cara tradisional seperti itu bisa membuat hidup lebih tenang.

Misalnya kita mempunyai uang 25 juta. Uang ini bisa buat DP KPR atau dibelikan bakalan sapi limosin.

Pedetan atau bakalan sapi limosin seharga 12 juta itu sudah dapat pedet jantan dengan gambar yang lumayan super. Berarti kita bisa beli dua.

Kemudian dipelihara dengan baik selama kurang lebih 1 tahun. Harga jual bisa sekitar 19 – 20 jutaan saat musim sedang bagus. Total omset yang diterima adalah sebanyak 38 – 40 juta.

Empat puluh juta kemudian dibelikan pedetan lagi. Cari dengan gambar yang biasa saja, insyaAllah ada yang harganya 10 jutaan.

Dipelihara sedikit lebih lama, misalnya 1,5 tahun. Ini untuk mendapatkan harga jual sekitar 20 jutaan lagi. Total omsetnya menjadi 80 juta rupiah.

80 juta ini kan sudah bisa untuk buat beli rumah tipe 21. Cash. Tapi lokasi mungkin tidak yang strategis.

Dari analisa sederhana ini saja kita sudah bisa membayangkan lebih enak mana. Memutar uang DP dengan ternak sapi limosin selama 3 tahun atau dibuat DP rumah dengan membayar cicilannya selama 15 – 25 tahun.

Menurut saya, membayar cicilan selama puluhan tahun itu berat. Tapi bagi yang kuat, ya ringan – ringan saja pastinya.

Memang tidak akan semudah apa yang saya tulis di atas. Selalu ada hal – hal yang diluar rencana dan perkiraan.

Makanya artikel ini saya tulis untuk membahas cara ternak sapi, khusus sapi limosin. Akan saya usahakan selengkap – lengkapnya supaya tidak ada keraguan lagi bagi para pembaca.

Langsung saja, mari kita mulai.

Ciri sapi limosin

Sapi limosin adalah sapi yang asalnya dari Negara Prancis (limousine). Karena kualitas genetiknya yang sangat baik, sapi ini didatangkan untuk memperbaiki mutu genetik sapi lokal.

Karena bukan asli sapi lokal, maka perlu sekali untuk mengetahui ciri – ciri dari sapi limosin ini. Supaya tidak gampang dikibuli oleh penjual.

Mungkin genetik yang ada di pasar sudah campur aduk dan tidak jelas recordingnya. Meskipun demikian, sapi limosin memiliki ciri yang sangat khas dibandingkan dengan jenis sapi lain.

Paling tidak, nantinya pilihan kita tidak akan meleceng jauh dari apa yang kita inginkan.

Menurut standardnya, ciri – ciri dari sapi limosin yang bagus adalah sebagai berikut.

  • Warna sapi limosin. Sapi limosin berwarna coklat. Hampir semua kulitnya berwarna coklat. Kecuali di bagian perut bawah, paha bagian dalam, sekitar testis dan susu serta ujung ekor.
ciri ciri sapi limosin

Sapi limosin. Created by Jacme31 [1]

  • Kepala sapi limosin. Sapi ini memiliki kepala yang pendek, Jidat lebar dan moncongnya lebar. Moncong lebar kalau di jawa (cangkem papak).

Warna moncong lebih terang dan di area sekitar mata ada warna warna lebih terang yang melingkarinya. Leher pendek.

ciri sapi limosin dari bagian kepala

  • Badan sapi limosin. Dada lebar dan bulat. Sisi badan bulat dan berotot.
  • Ukuran badan panjang termasuk tulang rusuknya.
  • Ukuran semua bagian tubuh proporsional.
  • Dada lebar.
  • Kaki Besar, pendek dan kokoh. Kalau berdiri tegap.
  • Kalau bisa nyari yang “dugul”. Dugul itu tidak bertanduk. Menurut pengalaman para peternak pertumbuhan yang sapi yang dugul itu lebih baik.

Meskipun kita sudah tahu ciri2 sapi limosin yang bagus, namun jika hanya sekali atau dua kali ke pasar hewan tetap akan kesulitan.

Tetap harus sering – sering dan banyak – banyak melihat sapi. Nanti lama – lama akan melihat bedanya mana yang kaki besar, mana yang kaki kecil, mana yang gambar bakalan yang bagus dan mana yang kurang bagus.

Jenis Ternak sapi limosin

Ada tiga jenis model ternak untuk sapi limosin. Yaitu pembibitan, pembesaran dan penggemukan.

Untuk pembibitan sapi limosin, membutuhkan waktu yang lama dengan keuntungan yang sangat tipis serta siklus keuangannya lama. Setidaknya minimal setahun untuk bisa mendapat keuntungan dari penjualan pedet.

Jika pembibitan sapi ini seperti yang dilakukan seperti peternak – peternak yang di desa, keuntungannya bisa lumayan. Karena pakan tidak beli, tapi harus ngarit.

Pedetan yang lepas sapih bisa terjual seharga 10 – 12,5 juta, tergantung bagus tidaknya gambar. Penjualan pedet tersebut adalah 90% keuntungannya karena tidak mengeluarkan banyak biaya untuk produksi pakan.

Jadi, per siklus keuntungannya adalah sebanyak sekitar 90% dari harga jual pedet.

Berbeda kalau model pemeliharannnya dengan pakan konsentrat dan serat. Selama pemeliharaan sapi diberi makan dengan serat (jerami atau rumput hijauan) dan konsentrat.

Ngaritnya jauh lebih sedikit karena nutrisi sebagian besar terpenuhi dari konsentrat. Tapi kita mengeluarkan banyak biaya untuk beli konsentrat.

Keuntungannya persiklus hanya sekitar 1 jutaan. Per siklus itu sekitar 1 tahunan. Masa birahi dan kawin sapi, 9 bulan sapi bunting dan menyusui plus penyapihan.

Secara sederhana, kita bisa melihat analisa dari sapi bagus di bawah ini.

Pembesaran sapi limosin adalah memelihara pedetan sampai waktu yang tidak ditentukan. Bisa setahun, dua tahun atau tiga tahun.

Tapi kalau model memeliharanya dengan pakan beli, biasanya cepat – cepat untuk dijual. Jadi paling tidak pemeliharaan dilakukan selama 7 bulan, 9 bulan dan satu tahun.

Untuk pembesaran, bisa jenis sapi limosin jantan ataupun betina. Rata – rata lebih banyak menyukai yang jantan karena pertumbuhannya lebih cepat.

Tapi, pedetan betina bisa diperoleh dengan harga yang lebih murah dari pada pedetan jantan.

Penjualan dari pembesaran ini cocok sekali untuk sistem jogrokan.

Penggemukan sapi limosin adalah memelihara bakalan untuk lebih digemukkan lagi. Umur bakalan sapi yang digemukkan antara 1 – 2 tahun dengan harga antara 15 – 25 juta.

Pemeliharaan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat dengan menargetkan penambahan bobot harian. Misalnya 1 kg per hari. Target ini cukup rasional untuk jenis sapi limosin.

Pakan pasti menggunakan konsentrat (comboran) dan serat (bisa jerami atau rumput hijauan).

Penjualan untuk sistem ini cocoknya adalah dengan sistem timbang hidup. Besar kecilnya keuntungan tergantung dari skala usaha yang dilakukan.

Kalau hanya satu ekor tidak akan untung banyak. Kalau puluhan ekor, baru hasilnya lumayan.

Untuk memulai, sebaiknya pembibitan atau breeding jangan dulu. Pilihan terbaik adalah penggemukan atau pembesaran.

Mari kita mulai untuk membahas lebih detail lagi.

Cara ternak sapi limosin penggemukan

Kita langsung fokus saja pada inti dari usaha penggemukan ini. Yaitu bakalan dan pakan.

Sebelum melangkah lebih jauh ke detail penggemukan sapi limosin ini, akan saya bantu untuk mendapat gambaran tentang potensi keuntungannya.

Paling gampang dan cukup gamblang adalah dengan melihat video youtube di bawah ini. Nanti setelah melihatnya boleh setuju boleh tidak.

Kalau saya, ada setujunya dan juga ada bagian yang tidak setujunya.

Ok. Per ekor dengan lama waktu pemeliharaan selama 5 bulan, keuntungannya adalah sekitar 1 juta rupiah. Kalau, target pertambahan bobotnya 1 kg/ekor/hari.

Dengan bobot bakalan yang dibeli seberat 400 kg. Harganya sekitar 18 juta rupiah.

Apakah target tersebut realistis? Reaslitis.

Semakin besar bobot bakalan yang dibeli, potensi pertambahan bobotnya semakin tinggi.

Menurut Kearl[2], potensi pertambahan bobot harian dari bakalan sapi berdasarkan bobot badan adalah sebagai berikut.

Bobot bakalan (kg)

Potensi Max PBBH

250

1,1 kg/ekor/hari

300

1,1 kg/ekor/hari

350

1,2 kg/ekor/hari

400

1,3 kg/ekor/hari

450

1,3 kg/ekor/hari

500

1,4 kg/ekor/hari

Tabel di atas adalah PBBH maksimal yang bisa dicapai oleh sapi.

Artinya, jika bobot awal sudah cukup besar, target 1 kg per hari tidak terlalu berat atau “NGOYO” bagi sapi.

Kalau bobot bakalannya kecil, maka sapi makannya harus rakus. Ya, kalau nafsu makannya sedang bagus, kalau tidak? Kemungkinan besar target akan meleset.

Terus lagi, pemberian pakan yang jumlahnya flat selama pemeliharaan. Kalau hanya berdasar materi dari video tersebut, masing sangat bisa diperdebatkan.

Persoalannya seperti ini. Semakin besar bobot sapi, maka kebutuhan nutrisi yang masuk juga semakin besar.

Misalnya, bobot sapi 400 kg, untuk bisa tambah 1 kg/hari itu kebutuhan nutrisinya berbeda dengan sapi bobot 300 kg.

Begitu juga untuk sapi dengan bobot 500 kg, kebutuhannya lebih banyak daripada sapi bobot 400 kg. Seandainya sapi 500 kg diberi pakan sama dengan yang 400 kg, maka target bobotnya mungkin tidak bisa 1 kg/hari.

Detail mengenai pemberian pakan dan kebutuhan nutrisi akan kita bahas setelah bagian ini.

Intinya, analisa usaha penggemukan sapi limosin di atas bisa digunakan. Tapi ada hal – hal yang mungkin akan meleset jika ingin menirunya secara persis.

Hal – hal tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

  • Harga bakalan dengan taksiran 18 juta belum tentu bisa dapat bakalan sapi dengan bobot 400 kg. Di lapangan (pasar hewan), pembelian sapi tidak murni dengan timbang hidup. Jika kita bisa membeli bakalan dengan timbang hidup, maka ini sudah tidak menjadi persoalan lagi.

Untuk bakalan, gambar (penampilan) sangat mempengaruhi harga. Berat bakalan sama tapi gambar berbeda, harga bisa selisih lumayan.

Tahu gambar bagus itu ilmu pengalaman. Gambar bakalan sapi yang bagus itu biasanya pertumbuhannya lebih bagus dan lebih cepat. Sehingga, harga penawarannya juga lebih tinggi.

  • Target kenaikan bobot harian 1 kg/ekor. Jika target ini tercapai, maka semua akan baik – baik saja.

    Nanti dibagian pembahasan pakan akan kita hitung kandungan nutrisi dari pakan ini.

    Jika pemberian pakan saat bobot 400 kg jumlahnya pas, maka saat bobot sapi 500 kg jumlah ini tidak akan memberikan kenaikan 1 kg/ekor/hari.

    Tapi jika jumlahnya memang sudah dilebihkan, supaya bisa target 1 kg/hari saat sapi bobotnya 500 kg, maka cara beliau bisa diikuti.

  • Biaya hijauan untuk rumput ini sangat bervariasi untuk tiap daerah. Sapi bagus itu perusahaan yang besar.

    Karena hijauan menanam sendiri, jadi biayanya menjadi sangat murah.

  • Modal total bakalan dan pakan selama 5 bulan adalah sekitar 220 juta. Belum termasuk investasi kandang dan peralatan. Sedangkan keuntungannya sekitar 10 juta selama 5 bulan. Keuntungan hanya 4 – 5 % dari modal yang kita gunakan. Sangat pas dan mepet untuk memenuhi kebutuhan keluarga setiap bulannya.

  • Belum lagi kalau modal yang diperoleh dari pinjaman bank. Wah…tambah pusing lagi untuk memutar otak supaya bisa mendapatkan penghasilan tambahan.

  • Jadi, besar kecilnya keuntungan sangat tergantung dari besar kecilnya usaha yang kita lakukan. Semakin banyak jumlah sapi limosin yang dipelihara, maka potensi keuntungannya akan semakin besar.

Pakan penggemukan sapi limosin

Untuk menganalisa kebutuhan pakan untuk penggemukan, kita bisa melihat acuan kebutuhan nutrisi yang diberikan oleh Kearl.[2]

Tabel kebutuhan nutrisinya adalah sebagai berikut.

Bobot sapi

300 kg

Target

0,75 kg

1 kg

Bahan Kering

7,4 kg

7,5 kg

ME (Mcal)

15,8

18,23

TDN (kg)

4,3

5

Protein (gram)

753

819

Kalsium (gram)

23

28

Fosfor (gram)

18

21

Vitamin A (IU)

15

16

Protein yang bisa dicerna minimal sebanyak 63%. Berarti protein yang bisa terserap oleh ternak minimal 474 gram untuk 0,75 kg/hari. Sedangkan untuk 1 kg/hari sebanyak 520 gram.

Bobot sapi

350 kg

Target

0,75 kg

1 kg

Bahan Kering

8,3 kg

8,5 kg

ME (Mcal)

17,66

20,38

TDN (kg)

4,8

5,6

Protein (gram)

806

874

Kalsium (gram)

25

30

Fosfor (gram)

18

21

Vitamin A (IU)

18

18

Tingkat kecernaan protein sekitar 62%. Lebih tinggi lebih baik.

Bobot sapi

400 kg

Target

0,75 kg

1 kg

Bahan Kering

9,1 kg

9,3 kg

ME (Mcal)

19,69

22,74

TDN (kg)

5,4

6,2

Protein (gram)

875

913

Kalsium (gram)

26

31

Fosfor (gram)

21

24

Vitamin A (IU)

18

19

 

Bobot sapi

450 kg

Target

0,75 kg

1 kg

Bahan Kering

10 kg

10,2 kg

ME (Mcal)

21,37

24,67

TDN (kg)

5,9

6,8

Protein (gram)

911

952

Kalsium (gram)

26

29

Fosfor (gram)

26

27

Vitamin A (IU)

19

20

 

Bobot sapi

500 kg

Target

0,75 kg

1 kg

Bahan Kering

10,8 kg

11 kg

ME (Mcal)

23,2

26,8

TDN (kg)

6,4

7,4

Protein (gram)

938

975

Kalsium (gram)

27

30

Fosfor (gram)

24

27

Vitamin A (IU)

21

23

Sekarang data – data di atas akan kita gunakan untuk menganalisa pakan yang digunakan pada video analisa dari sapi bagus.

Pakan yang digunakan adalah hijuan rumput sebanyak 20 kg/ekor/hari dan konsentrat sebanyak 8 kg/ekor/hari.

Rumput yang dipakai misalkan rumput gajah, rumput raja atau rumput odot. Karena tidak disebutkan dengan jelas jenis rumput apa yang diberikan.

Sedangkan untuk konsentrat, kita cari produk konsentrat untuk sapi pada umumnya. Karena juga tidak disebutkan secara rinci berapa kandungan nutrisi dari konsentratnya.

Kandungan nutrisi dari rumput odot dan rumput gajah serta rumput raja adalah sebagai berikut.

Kandungan nutrisi rumput gajah.

kandungan nutrisi rumput gajah untuk pakan sapi limosin

Kandungan nutrisi rumput odot

Kandungan Nutrisi% (Berat Kering)

Kadar lemak daun

2,72%

Kadar lemak Batang

0,91%

Protein Kasar Daun

14,35%

Protein Kasar Batang

8,10%

Kecernaan Daun

72,68%

Kecernaan Batang

62,56%

Bahan kering antara 12 – 17 %.

Kandungan nutrisi rumput raja

Kandungan-nutrisi-rumput-raja

Kita analisa terlebih dahulu untuk rumput ini. Berdasarkan data kebutuhan nutrisi di atas, rumput – rumput ini bisa menyediakan nutrisi sebanyak ini. Ini dari 20 kg jumlah rumput yang diberikan.

Kita akan analisa untuk protein yang disediakan saja.

NutrisiRumput rajaRumput gajahRumput odot
Berat kering (kg)3,993,52,4
Protein kasar (gram)466 – 488330288

Sekarang kita cari kandungan nutrisi dari konsentrat untuk sapi. Kita ambil contoh untuk merek nutrifeed.

Kandungan nutrisinya adalah sebagai berikut.

NutrisiJumlah
Kandungan air %13
Berat Kering %87
Protein Kasar 10 – 12
Serat Kasar14
Lemak Kasar5
TDN60 – 65

Ada kandungan protein yang lebih tinggi, tapi harganya lebih mahal. Untuk yang harga 2500, kandungan nutrisinya adalah seperti di atas.

Nutrisi yang bisa disediakan dari 8 kg konsentrat ini adalah sebanyak ini. Kita gunakan nilai protein yang terkecilnya saja yaitu 10%.

NutrisiJumlah
Berat kering (kg)6,96
Protein kasar (gram)696

Sekarang kita total jumlah protein dari konsentrat dan rumput.

NutrisiRumput rajaRumput gajahRumput odot
Protein rumput (gram)466 – 488330288
Protein konsetrat (gram)696696696
Total (gram)1162 – 11841026984

Sekarang kita kembalikan total protein ini ke data kebutuhan nutrisi di atas. Untuk bobot sampai 500 kg, total proteinnya mencukupi atau tidak?

Ternyata mencukupi. Bahkan untuk protein sebanyak itu, target bobot hariannya bisa lebih dari 1 kg/ekor/hari.

Tinggal bagaimana menjaga supaya nafsu makan ternak tetap bagus dan kesehatannya terjaga.

Makanya, ada yang memberi pakan hanya konsentrat dan jerami kering. Karena itu tadi, sebagian besar kebutuhan nutrisi dipenuhi dari konsentrat.

Kemudian ditambah sedikit dari jerami padi. Selain itu, jerami juga sebagai sumber serat. Serat ini harus ada. Kalau sampai ditiadakan, wah..bisa bahaya, kacau.

Lha itu, pakan komplit tanpa perlu hijauan atau jerami. Itu karena sumber seratnya sudah digiling dan dicampur dengan bahan konsentrat lain.

Ini trik supaya sumber serat tersebut disukai oleh ternak. Dan makannya tidak pilih – pilih.

Cara ternak sapi limosin pembesaran

Jika pola pemeliharaannya masih sama, maka hasil yang kita dapat juga akan sama dengan penggemukan di atas.

Pola pemeliharaan seperti ini hanya cocok untuk perusahaan dengan modal yang sangat besar. Untungnya kecil tapi jumlah ternaknya sangat banyak. Jadi keuntungannya juga berkali lipatnya.

Pembesaran sapi limosin ini membutuhkan waktu yang lebih lama. Setidaknya satu tahun pemeliharaan.

Langkah – langkahnya adalah sebagai berikut:

Membeli bakalan sapi limosin.

Di pasar hewan banyak dijual pedetan sapi dengan usia antara 4 – 6 bulan.

Kalau harganya bervariasi antara 8 – 12,5 juta rupiah. Ada yang harga segitu.

Untuk bisa membantu supaya bisa mendapat gambaran, bisa banyak melihat chanel – chanel youtube tentang sapi.

Banyak chanel yang bagus seperti ais media, sulthon mursyid dan sapi bagus tv.

Keunggulan informasi di youtube itu lebih update daripada di blog. Terutama yang berhubungan dengan harga sapi.

Pemeliharaan.

Waktu yang dibutuhkan setidaknya selama satu tahun. Tujuannya adalah sapi memiliki bobot minimal 300 kg.

Hal ini karena untuk penggemukan, bakalan yang baik lebih bagus kalau bobotnya lebih dari 300 kg ini.

Apakah satu tahun bisa menghasilkan sapi dengan bobot sebesar itu? Bisa.

Bobot sapih pedet limosin usia 4 – 6 bulan adalah sekitar 130 kg. Jika saat sebelum sapih mendapat perawatan yang bagus, bobotnya malah bisa lebih dari itu.

Sapi dengan bobot di bawah 150 kg, per hari bisa nambah bobotnya maksimal 1 kg.[2] tidak usah muluk – muluk harus 1 kg, katakanlah 0,5 kg/ekor/hari.

Selama 1 tahun, bobotnya akan bertambah 0,5 kg x 365 hari = 182,5 kg. Plus bobot awalnya totalnya menjadi 130 kg + 182,5 kg = 312,5 kg.

Karena ini jenis sapi limosin, kita bisa lah berharap bobot harian naik sebanyak rata – rata 0,75 kg/hari/ekor.

Dengan kenaikan sebanyak itu, setahun menjadi 0,75 x 365 = 273,75 kg. Total bobot setahun di pelihara 130 kg + 273,75 = 403,75 kg.

Penjualan bisa sistem jogrokan. Sesuai dengan harga yang berlaku di wilayah Anda. Atau kalau dijual sistem timbang hidup, anggaplah harga per kg nya 47.000.

47.000 x 403,75 kg = Rp. 18.976.250,-

Pakan sapi limosin untuk pembesaran

Dengan cara yang sama, kita bisa memperkirakan pakan yang dibutuhkan oleh pedet.

Misalkan kita beli pedetan limosin dengan bobot 150 kg. Maka kebutuhan berat kering minimal per hari adalah:

  • 4,4 kg untuk target 0,75 kg/hari, protein sebanyak 589 gram/ekor/hari.

  • 4,2 kg untuk target 0,5 kg/hari, protein sebanyak 474 gram/ekor/hari.

Untuk mendapatkan protein sebanyak itu, maka jumlah rumput yang dibutuhkan adalah:

Rumput

Jumlah BK (kg)

Jumlah Segar (kg)

Raja

4,9 kg

24,6 kg

Gajah

6,2 kg

35,4

Odot

4,9 kg

29

Jumlah segar dihitung dari kandungan bahan kering rumput raja, rumput gajah dan rumput odot masing – masing 19,94%, 17,52% dan 17%.

Itu adalah jumlah rumput segar minimum yang harus diberikan jika ingin target 0,75 kg/ekor/hari.

Jika khawatir sapi tidak mampu memakan rumput sebanyak itu dalam sehari, maka pakan bisa dibagi dengan pemberian konsentrat.

Tapi kalau kita bisa mengupayakan ada pakan legum setiap harinya, jumlah rumput bisa tidak sebanyak itu.

Misalnya komposisi pakan 60% hijauan dan 40% konsentrat. Maka protein yang dari konsentrat sebanyak 235,6 gram dan dari hijauan 353,4 gram. Ini untuk target 0,75 kg/ekor/hari.

Jumlah konsentrat yang diberikan berarti 2,4 kg dalam BK. Jika konsentrat masih mengandung air 13%, maka jumlah pemberian sebenarnya adalah 2,75 kg/ekor/hari.

Protein dari hijuan masih memerlukan sebanyak 353,4 gram. Sehingga jumlah hijauan yang dibutuhkan adalah sebanyak:

Rumput

Jumlah BK (kg)

Jumlah Segar (kg)

Raja

2,9 kg

14,5 kg

Gajah

3,7 kg

21 kg

Odot

2,9 kg

17 kg

Dengan mengetahui jumlah pakan yang diberikan, kita bisa menghitung biaya pakan yang dibutuhkan per harinya.

Harga konsentratnya 2500 per kg dan hijuan 400 rupiah per kg.

Ok, cukup sampai disini dulu untuk pembahasan ternak sapi limosin ini. Semoga bisa bermanfaat.

Sampai jumpa lagi.

Referensi

[1] https://www.flickr.com/photos/jacme31/2893861494

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Animfermlimousin.JPG

[2] Kearl. Leonard C. 1982. Nutrient Requirements of Ruminants in Developing Countries. All Graduate Theses and Dissertations. Paper 4183.

[3] https://kambingjoynim.com/rumput-gajah-untuk-pakan-ternak-sapi/

[4] https://kambingjoynim.com/rumput-raja-bisa-menambah-bobot-036-kg-hari/

[5] https://kambingjoynim.com/waktu-tepat-panen-rumput-odot-untuk-pakan-kambing/

[6] https://www.youtube.com/watch?v=EedY3jvxlyA&t=403s

SHARE:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *