Budidaya Pepaya California Di Lahan Perkebunan Untuk Hasil Harian

Budidaya Pepaya California di lahan perkebunan bisa menjadi pilihan yang sangat tepat. Tergantung dari:

  1. Seberapa strategis lahan kita.
  2. Kebutuhan pasar sekitar.

Lahan yang strategis yang dimaksud adalah perbandingan antara hasil pepaya california dan hasil pertanian sekitar. Jika pertanian yang umum di lakukan orang bisa memberikan hasil yang lebih, kenapa harus menanam pepaya california.

Kecuali, hasil dari pertanian sekitar biasa – biasa saja, atau hasilnya tidak menentu, kita bisa mencoba alternatif budidaya pepaya california di lahan perkebunan kita.

Misalnya, di wilayah sentral pertanian singkong, yang harganya selalu anjlok, dan pupuk mahal serta barangnya sulit, pepaya california bisa menjadi solusi alternatif.

Kemudian, kebutuhan pasar terhadap pepaya california. Dataran rendah lebih menyerap hasil pepaya california daripada daerah dataran tinggi.

Tanpa dukungan data pun sepertinya saya dan Anda sudah sepakat akan hal ini.

Budidaya pepaya california di lahan perkebunan bisa sebagai harian

Ini adalah salah satu enaknya bertani pepaya, diantara kelebihan sebagai berikut:

  1. Kita bisa mendapatkan hasil panen yang lebih cepat dan kontinyu.
  2. Usia pepaya yang tahunan.
  3. Bisa merasakan harga tertinggi.
  4. Mudah dalam perawatan.

Hasil cepat adalah hal yang diinginkan oleh semua petani. Karena kebutuhan harian berjalan lebih cepat. Kalau pertanian hasilnya tahunan, salah manajemen keuangan, dapur bisa jomplang.

Dengan usia pepaya yang bisa tahunan, maka repotnya menyiapkan bibit hanya sekali saja. Seterusnya kita tinggal melakukan perawatan  yang diperlukan saja.

Usia tahunan juga memberikan kesempatan besar pada kita untuk merasakan harga tertinggi. Karena panen buah pepaya akan menerjang dua musim, yaitu musim kemarau dan musim penghujan.

Saat musim penghujan, harga pepaya biasanya turun. Sedangkan musim kemarau, harganya akan lebih baik.

Fakta tentang pepaya california

Tanaman Pepaya nama latinnya adalah Carica Papaya L. Tanaman ini aslinya dari Meksiko bagian selatan dan Nikaragua. Kemudian sampai ke Indonesia. Tidak heran, karena antara Indonesia dan negara tersebut sama – sama wilayah tropis.

 Tanaman ini memang gampang tumbuh, dengan media tanah berhumus campur pasir, cukup sinar matahari dan drainase baik, tanaman pepaya dapat tumbuh subur.

Buah dari papaya california  tidak terlalu besar.

Bobot buahnya  antara  0,8 – 1,5 kg/buah, berkulit hijau tebal dan mulus, bentuknya lonjong, buah matang berwarna kuning, rasanya manis, daging buah kenyal dan tebal.

Pepaya california tingginya sekitar 1,5 – 2 meter dan sudah bisa dipanen setelah berumur 8 – 9 bulan.

Pohonnya dapat berbuah hingga umur mencapai empat tahun. Dalam satu bulan bisa dipanen sampai empat kali.

Sekali panen setiap pohon papaya California dapat menghasilkan 2 hingga 3 buah dengan sekali panen setiap minggu bisa mencapai berkisar 1,9 hingga 3,6 ton per hektar.

Teknik budidaya pepaya california di lahan perkebunan

1. Pembibitan pepaya california

Pembibitan pepaya california sangat penting untuk mendapatkan bibit pepaya yang sehat dan pertumbuhannya optimal.

budidaya pepaya california di lahan perkebunan

Tanaman papaya diperbanyak secara generative. Kita bisa menggunakan biji dari buah yang masak dan sehat.

Benih pepaya california harus berkualitas, kategorinya adalah:

  1. TIngkat kemurnian lebih dari sama dengan 95%.
  2. Daya kecambah tinggi, minimal 90%.
  3. Bibit harus terbebas dari hama dan OPT.

Benih juga bisa dibuat dengan memotong 1/3 bagian buah pangkal dan mengambil biji dari 2/3 buah di bagian ujung untuk dijadikan benih.

proses pembenihan pepaya california

Benih direndam dalam air hangat, suhunya sekitar 40 derajat celcius. Kemudian air tersebut di tambah dengan obat yang berbahan aktif Propamokarb hidroklorida atau benomyl.

Contoh untuk bahan aktif propamokarb hidroklorida adalah previcur N sedangkan untuk benomyl adalah Benlate.

Konsentrasi pemakaian untuk previcur N adalah 2 ml/liter sedangkan untuk Benlate adalah sebanyak 0,5 gram/liter.

Kemudian benih di tanam ke media yang sudah secara khusus disiapkan untuk pembenihan. Benih diletekkan pada kedalaman 1 – 1,5 cm dengan letak calon akar atau bagian benih yang runcing berada di bawah.

Media tanam yang digunakan adalah tanah dan pupuk kandang. Perbandingan antara tanah dan pupuk kandang adalah 2:1.

Kemudian media tersebut disiapkan dalam polybag yang ukurannya 8 x 10 cm. 

Sungkup diperlukan untuk melindungi bibit dari hujan dan hewan pengganggu lainnya. Karena pembibitan budidaya pepaya california di lahan perkebunan harus di lakukan di lahan terbuka dan sirkulasi udaranya baik.

Sungkup bisa dibuat dari rangka bambu saja. Ukuran sungkup, lebar bawah 100 – 125 cm dan tinggi antara 50 – 60 cm. Untuk panjang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

sungkup untuk budidaya pepaya california di lahan perkebunan

2. Persiapan dan Pengolahan Lahan

Tujuan dari persiapan dan pengolahan lahan adalah:

  1. membersihkan rumput liar, 
  2. meratakan lokasi
  3. menentukan jarak tanam
  4. mempersiapkan lubang tanam

budidaya pepaya california di lahan perkebunan

Selain itu kita juga perlu mempersiapkan drainase sebagai aliran air. Dengan drainase yang baik, harapannya bisa mengurangi gangguan dari pertumbuhan pepaya california ini.

Selanjutnya buat lubang tanam dimana tanah bagian atas diletakkan di sisi kanan dan tanah bagian bawah pada sisi kiri. Pada saat penanaman, timbunan tanah bagian bawah digunakan untuk menimbun terlebih dahulu diikuti dengan timbunan tanah bagian atas.

Jarak tanam pepaya california bisa di atur dengan jarak 3 meter x 2 meter. Sebagai ilustrasi bisa di lihat gambar di bawah ini.

jarak tanam pepaya california

Atau kita bisa menambah pepaya sebagai selagan  seperti ini.

jarak tanam pepaya california

3. Pembuatan Bedengan/Galangan

Bedengan/galangan dibuat dengan panjang disesuaikan kondisi lahan.

Lebar bedeng 1-1,5 m, tinggi pada tahun pertama 30-40 cm dan jarak antar bedeng 1 m dengan arah bedengan disesuaikan dengan arah aliran air, ditengah bedengan dibuat lubang tanam yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran bibit dengan jarak antar lubang 2,5-2,75 m dalam barisan.

budidaya pepaya california di lahan perkebunan

4. Penanaman pepaya california di lahan perkebunan

Penanaman papaya California dilakukan dengan dua cara yaitu dengan menggunakan benih yang langsung ditanam dan dengan menggunakan bibit. Jika menggunakan benih langsung ditanam sebanyak 2 – 3 biji per lubang tanam.

Apabila penanaman menggunakan bibit, maka dilakukan dengan memindahkan bibit dari polybag yang telah berumur antara 1 – 1,5 bulan ke lubang tanam yang telah disiapkan sebelumnya.

Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari (Pukul 15.00 WIB). Untuk penanaman di beberapa lubang tanam dianjurkan ditanami 2 bibit sekaligus untuk cadangan sulam apabila bibit mati atau untuk mengganti bibit yang menyimpang sifatnya.

Penanaman pepaya california yang menggunakan bibit, sebaiknya memperhatikan perawatan terhadap bibitnya.

Diantaranya adalah:

  • Menjaga persemaian selalu dalam kondisi lembab namun tidak boleh terlalu basah (becek).
  • Menjaga kesuburan bibit perlu dengan diberi pupuk daun misalnya complesal special tonic atau Mamigro dengan konsentrasi 1,0 – 1,5 gram/l.
  • Menyemprotan pestisida Marshal atau pestisida Kocide
    77 konsentrasi 0,5 – 1,0 gram/l.

Pemindahan bibit

Bibit pepaya california bisa dipindahkan ke lahan setelah berumur antara 30 – 40 hari. Atau setidaknya bibit sudah memiliki 2 – 3 pasang daun sejati, serta tinggi tanaman antara 10 – 15 cm.

Proses pemindahan ini sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari. Sebelum dipindah, sehari sebelumnya bedengan di siram dengan air sampai basah.

5. Pemupukan

Pupuk dasar yang digunakan adalah abu bekas bakaran kayu sawmill (Abu Bakar) sebanyak 20 Kg per lubang tanam. Tanah diaduk dengan abu  secara merata.

Pupuk dasar ini diberikan 3 – 4 hari sebelum tanam. Pupuk susulan yang diberikan berupa pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 100 Kg/ha untuk satu musim tanam.

Penambahan abu setiap 3 bulan sekali masing-masing sebanyak 20 Kg per tanaman.

6. Pemeliharaan

Penyiangan meliputi : penyiangan gulma, dilakukan sebelum pemberian pupuk susulan (pupuk organik) atau sesuai dengan kondisi gulma, penyiangan dilakukan secara manual dengan menggunakan  tangan.

Penyulaman dilakukan setelah tanaman berumur 1 bulan dengan menggunakan benih dengan umur yang sama. Pembumbunan dilakukan bersamaan dengan penyiangan gulma.

Tujuan pembumbunan untuk mengubur batang yang telah tinggi agar tidak mudah rebah serta merangsang pertumbuhan akar baru.

Pembubunan bisa dilakukan dengan sistem bokor,

atau bedengan.

7. Pengendalian hama pepaya california

Hama yang sering menyerang pepaya california adalah thrips atau tungau dan antraknosa.

pepaya california terserang thrips

pepaya california terserang antraknosa

Kita bisa menggunakan bahan kimia seperti Antracol dan fungisida lainnya. 

7. Panen dan Pasca Panen

Tanaman papaya California dapat dipanen pertama setelah berumur antara 8 – 9 bulan. Buah papaya dipanen pada waktu buah telah memberikan tanda-tanda kematangan, yaitu terdapat semburat warna kuning kemerahan 25% pada kulit buah bagian ujung.

pepaya california

Untuk jarak angkut jauh buah papaya dipetik setelah semburat warna hujau kekuningan kurang dari 25% pada kulit buah bagian ujung.

Panen buah sebaiknya dilakukan dengan cara memotong tangkai buah dengan menggunakan pisau tajam atau gunting pangkas, hindari buah luka dan bonyok, usahakan buah tersebut tidak sampai jatuh.

Jika pohon mulai meninggi, pemetikan buah dilakukan dengan bantuan tangga.   

Pasca panen, buah papaya California yang telah dipanen diletakan di dalam keranjang kemudian di bawa ke tempat penyortiran.

Buah yang cacat dan terdapat tanda bercak jamur diletakkan pada tempat terpisah, buah yang baik dilakukan pengkelasan/pengelompokkan sesuai ukuran, bentuk, tingkat kemasakan buah dan keseragaman warna.

Setelah di sortir kemudian buah dikemas dalam peti kayu/keranjang yang dilapisi kertas dengan berat masing-masing 25 – 30 Kg berisikan 12 sampai dengan 20 buah.

Angkut kemasan dengan hati-hati agar tidak terjadi gesekan yang dapat menimbulkan perlukaan pada buah.

Apabila buah papaya yang telah dikemas di dalam peti kayu/keranjang belum diangkut ke pasar sebaiknya disimpan pada ruang penyimpanan yang mempunyai sirkulasi udara yang baik dengan suhu tetap kering.

Susun peti kayu/keranjang secara baik (tidak tumpang tindih) bila menumpuk sebaiknya tidak lebih dari 3 – 4 tumpukan.

Demikian, untuk cara budidaya pepaya california di lahan perkebunan, semoga bermanfaat. Terima kasih.

Please Share:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *