Tabel Berat Badan Sapi Untuk Menaksir Bobot Sapi Ternyata BLUNDER!

SHARE:

Tabel berat badan sapi adalah alat bantu untuk menaksir berapa berat badan sapi.

Kenapa ini hanya taksiran? Karena tabel ini tidak akurat 100%, melainkan ada selisih nilai dari berat sapi yang sebenarnya.

Nilainya bisa saja berbeda sedikit, tapi juga bisa berbeda sangat jauh. Tergantung pada kondisi skor tubuh sapi itu sendiri.

Kemampuan menaksir berat badan sapi secara perlahan perlu untuk dipelajari. Dan semakin lama, keahlian ini harus dimiliki oleh para peternak sapi.

Bisa menaksir dengan kesalahan yang sedikit akan membantu sekali. Terutama saat membeli bakalan maupun dalam penjualan.

Hal ini karena timbangan sapi tidak tersedia disemua tempat transaksi.

Harga timbangan sapi digital yang cukup mahal membuat tidak semua peternak sapi mampu untuk mengupayakannya.

Terutama bagi peternak pemula.

Cara mengukur berat badan sapi dari tingkat keakuratannya

Ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui berat badan sapi. Mulai dari memakai alat bantu sampai dengan hanya melihat saja. Dari yang paling akurat sampai meraba – raba.

1. Menimbang sapi dengan timbangan digital

Ini adalah cara yang paling akurat dengan nilai kepastian yang cukup tinggi. Asalkan timbangannya bener.

Timbangan sapi biasanya dimiliki oleh peternak sapi dengan skala menengah sampai korporasi.

Keunggulan mengukur berat sapi dengan timbangan adalah:

  • Berat sapi bisa diketahui lebih akurat.
  • Peternak bisa mendapatkan kepastian harga jika sistem jual belinya timbang hidup.
  • Bisa memantau perkembangan sapi dengan cepat.

Setelah saya melakukan survey harga, ternyata harga timbangan sapi tidaklah tinggi – tinggi amat.

Di salah satu marketplace, ada yang menjualnya dengan harga sekitar 6,5 juta rupiah.

Dengan kapasitas penimbangan sampai 2 ton. Tipsnya supaya tidak berat di ongkos pengiriman, pakai kurir jnt trucking.

timbangan digital untuk mengukur berat sapi

Bentuk timbangannya masih seperti gambar. Berarti peternak harus masih membuat papan pijakan supaya sapi bisa naik.

menimbang berat sapi dengan timbangan digital

Tapi kalau kita mau sedikit lebih repot, kita bisa membelinya dari aliexpress. Kita bisa mendapat harga jauh lebih miring.

Jangan kaget, karena kita akan mendapat monitor digital dan sensor tekanannya saja. Artinya kita harus memodifikasi pijakan untuk ternaknya sendiri.

2 . Mengukur lingkar dada sapi

Menaksir berat badan sapi dengan mengukur lingkar dada adalah langkah tengah – tengah.

Langkah ini cocok untuk yang tidak punya timbangan digital dan tidak memiliki kemampuan untuk menaksir berat sapi secara langsung.

Tapi kita memerlukan tabel yang akan membantu kita untuk mengetahui berat perkiraan sapi.

Ini tabelnya.

tabel berat badan sapi

Cara membaca tabel di atas adalah seperti ini.

Pada kolom bagian paling kiri ada angka 40 – 190 (dari bawah ke atas). Pada bagian baris atas ada angka 0 – 9.

Misalkan kita mengukur lingkar dada sapi sebesar 157 cm. Kita ambil nilai 150 pada kolom paling kiri dan angka 7 pada baris paling atas.

Kemudian kita tarik garis pertemuan. Titik pertemuan itu adalah berat taksiran dari bobot sapi.

cara membaca tabel berat badan sapi

Kelemahan dari tabel di atas adalah, maksimal bobot sapi yang bisa ditaksir adalah 440 kg.

Jika bobot sapi diduga lebih dari 500 kg bagaimana?

Berarti kita harus menghitungnya secara manual. Yaitu menggunakan rumus – rumus asal yang digunakan untuk menghasilkan tabel di atas.

Artinya pengukuran tidak hanya dilakukan pada lingkar dada saja. Melainkan panjang badan sapi juga diukur.

Nanti kita akan membahas lebih detail mengenai rumus – rumus ini.

3 . Menaksir dengan melihat sapi langsung

Keahlian ini tidak bisa diperoleh dengan kursus apapun. Satu – satunya cara adalah pengalaman lansung.

Itupun pengalaman dalam menaksir selama bertahun – tahun.

Bisa juga ini adalah kelebihan khusus yang dimiliki oleh orang – orang tertentu. Atau barangkali ada amalan dan ajian atau tirakat khusus supaya bisa menaksir bobot sapi dengan tepat.

Jangan gunakan tabel berat badan sapi di atas

Tabel berat badan sapi di atas dihasilkan dari rumur prediksi bobot sapi berdasarkan lingkar dadanya saja. Karena memang akan lebih praktis untuk digunakan di lapangan.

Padahal, ada banyak rumus yang sebenarnya bisa digunakan.

Ada lima rumus yang digunakan untuk mengukur berat badan sapi.

1 . Rumus schoorl Denmark.

rumus schoorl untuk menaksi berat badan sapi

Berat sapi dalam kg dan lingkar dada dalam cm.

2 . Rumus schoorl Indonesia

Rumus ini juga dikenal sebagai rumus smith.

3 . Rumus winter Eropa

Panjang badan (PB) dan lingkar dada dalam satuan inchi. Dan berat sapi yang diperoleh dalam satuan pound.

Kita harus merubah satuan satuan tersebut ke cm supaya lebih mudah untuk diterapkan.

1 inchi = 2,53 cm dan 1 pound = 0,4544 kg.

4 . Rumus Winter Indonesia

Panjang badan dan lingkar dada dalam satuan cm dan berat sapi yang diperoleh sudah dalam satuan kg.

5 . Rumus Modifikasi

Lingkar dada dan panjang badan dalam satuan inchi dan berat sapi dalam pound. Kita harus merubahnya terlebih dahulu seperti pada rumus nomer 2.

Jika melihat kelima rumus – rumus di atas, kira – kira tabel berat badan sapi itu diperoleh dari rumus ke berapa?

Ya, rumus 1 dan 2. Yaitu rumus schoorl eropa dan indonesia.

Karena untuk bisa menghitung berat badan sapi, hanya lingkar dada data yang diperlukan. Sedangkan pada rumus nomer 3 sampai nomer 5, selain lingkar dada diperlukan panjang badan dari sapi.

Sekarang kita cek. Berapa berat sapi dari lingkar dada melalui rumus dan membaca tabel.

Kita ambil sampel lingkar dada pada nilai 153 cm, 176 cm dan 187 cm.

Lingkar dada

Berat dr Rumus

Berat dr Tabel

Rumus 1Rumus 2
153 cm306,25 kg292,41 kg212 kg
176 cm392,04 kg376,36 kg316 kg
187 cm436,81 kg420,25 kg372 kg

Nilainya sangat berbeda jauh bukan? Nilai pada tabel jauh di bawah nilai berat sapi kalau dihitung dengan rumus manual.

Artinya, menggunakan tabel akan menguntungkan saat untuk pembelian bakalan karena nilai bobot sapi ditaksir lebih kecil.

Tapi akan rugi kalau dipakai saat penjualan. Karena bobot sapi akan ditaksir jauh lebih rendah kalau dengan tabel.

Tapi memang paling akurat kalau mempunyai timbanan sapi digital.

Anda bisa mengecek nilai tabel di atas satu per satu kalau punya waktu.

Kalau saya lebih memilik menghitungnya manual dengan rumus satu ataupun dua. Sekarang semua orang sudah memiliki handphone dan pasti sudah ada kalkulatornya.

Tidak ada alasan lagi tidak bisa hitung – hitungannya.

Biar tidak salah hitung, saya akan berikan contoh untuk perhitungannya. Untuk rumus ke 1.

Berat sapi (kg) = {(lingkar dada + 22)pangkat dua}/100.

Misalkan linkar dada 153 cm.

Berat sapi (kg) = {(153 cm+ 22)pangkat dua}/100.

Angka – angka yang ada di dalam kurun () dikerjakan terlebih dahulu.

Berat sapi (kg) = {(175 cm)pangkat dua}/100.

Kalau kalkulatornya tidak scintific, pangkat dua itu artinya kalikan dengan bilangan yang sama.

Berat sapi (kg) = {175 cm x 175 cm}/100.

Berat sapi (kg) = {30625}/100.=306,25 kg.

Beda sapi beda rumus

Perlu saya tekankan sekali lagi, semua rumus di atas itu tidak akurat. Yang paling akurat adalah dengan timbangan sapi digital.

Hasil dari rumus perhitungan berat sapi hanya perkiraan. Namanya perkiraan pasti ada selisihnya.

Besar kecilnya selisih ini tergantung rumus yan digunakan, jenis sapi dan kondisi gemuk tidaknya sapi.

Setiap rumus tidak memberikan angka selisih yang pasti. Semua penelitian menunjukkan angka perbedaan yang cukup siginifikan.

Ada yang cukup akurat. Tapi ada juga yan selisihnya sampai ratusan kilo.

Lebih parah lagi kalau acuannya adalah tabel berat badan sapi di atas. Perbedaannya sangat jauh sekali.

Akan kita bahas lebih detail setelah ini.

Menaksir berat sapi brahman cross

Rumus paling akurat untuk menaksir berat sapi brahman cross adalah rumus schoorl eropa atau rumus 1.

Menurut penelitian[1], rumus 1 ini memberikan selisih yang paling kecil dari berat sapi yang sebenarnya.

Berat sapi brahman cross timbangan vs perkiraan

Berat perkiraanBerat timbangan digital
Rumus 1421,95 ± 18,89 kg422,59 ± 17,92 kg
Rumus 2405,68 ± 18,53 kg422,59 ± 17,92 kg
winter569,88 ± 43,04 kg422,59 ± 17,92 kg

Hasil dari rumus 1 (schoorl eropa) memberikan perkiraan hasil yang paling akurat.

Perlu diketahui nilai di atas adalah nilai rata – rata. Nilai tersebut diolah dari 100 ekor sapi brahman cross yang usianya 2 – 3 tahun.

Jika usia sapi yang ditaksir lebih muda, kemungkinan perkiraan dengan rumus 1 hasilnya akan sedikit berbeda.

Seperti pada penelitian yang lain [2], sebanyak sampel 30 ekor sapi brahman cross diperoleh data lingkar dada rata – rata 156,4 cm dan berat timbanan rata – rata 292,53 kg.

Jika kita hitung lingkar dada di atas dengan rumus 1, maka berat sapi adalah 318,4 kg.

Sedangkan jika kita lihat pada tabel lingkar dada, berat sapi adalah antara 228 – 232 kg.

Sama – sama tidak akurat. Rumus 1 lebih besar beratnya sedangkan tabel nilainya lebih kecil.

Rumus 1 kelebihan berat sekitar 25 kg sedangkan tabel kekurangan berat antara 60,5 – 64,5 kg.

Jadi, kita bisa simpulkan bahwa rumus 1 (schoorl eropa) paling akurat untuk menaksir sapi jenis brahman cross yang sudah dewasa. Yaitu usia 2 – 3 tahun.

Menaksir berat sapi limosin cross

Pengukuran terhadap 500 ekor sapi limosin cross[3] memperoleh data sebagai berikut.

Bobot badan timbangan rata – rata

546,24 ± 36,03 kg

Lingkar dada rata – rata

185,24 ± 7,41 cm

Panjang badan rata – rata

156,18 ± 4,74 cm

Kemudian data tersebut digunakan untuk membandingkan hasil antara berat dari timbangan dan berat sapi hasil perkiraan rumus.

Berat sapi limosin cross timbangan vs perkiraan

Berat perkiraanBerat timbangan digital
Rumus 1430,02 ± 30,64 kg546,24 ± 36,03 kg
Rumus 2413,16 ± 30,05 kg546,24 ± 36,03 kg
Winter482,32 ± 46,31 kg546,24 ± 36,03 kg

Rumus winter itu yang rumus nomer 3 dan nomer 4.

Ternyata, hasil yang paling mendekati adalah rumus winter. Itupun selisih beratnya masih sangat tinggi yaitu sekitar 63 kg.

Itu nilainya sudah jutaan kalau dirupiahkan.

Coba cari berat sapi dengan linkar dada di atas pada tabel berat badan sapi.

Beratnya malah berada di angka 361 kg. Selisihnya malah lebih dari 200 kg. Siap – siap boncos kalau pakai tabel tersebut.

Saya kira dari dua contoh di atas sudah bisa membuktikan kalau tabel berat badan sapi yang banyak beredar itu sudah tidak relefan.

Terlalu besar nilai penyimpangannya.

Cukup sekian, kurang lebihnya mohon maaf. Sampai jumpa lagi.

Referensi

[1] Samosir, M.H. Dkk. Pendugaan Bobot Badan Sapi Brahman Cross, Sapi Aceh, dan Sapi Bali Berdasarkan Panjang Badan dan Lingkar Dada. Jurnal Peternakan Integratif Vol. 4 No.2 April 2016 : 155-162

[2] Adi Susanto M. R. Dkk. Kesesuaian Rumus Schrool dan Pita Ukur Terhadap Bobot Badan Sapi Brahman Cross Di Kelompok Ternak Sumber Jaya Dusun Pilanggot Desa Wonokromo Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan. Program Studi Peternakan Fakultas Peternakan, Universitas Islam Lamongan (UNISLA).

[3] Akbar, Muhammad. 2008. Pendugaan Bobot Badan Sapi Persilangan Limousin Berdasarkan Panjang Badan Dan Lingkar Dada. Skripsi. Jurusan Produksi Ternak Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Malang.

SHARE:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *