Membuat Pakan Puyuh Petelur Sendiri Memang Lebih Murah, Ini Contohnya!

BADAI UANG
Silahkan share di:

Merk pakan puyuh petelur

Banyak kok produk pakan puyuh petelur yang diproduksi oleh pabrikan pakan besar. Seperti Charoen Phokpand, Java Comfeed, Wonokoyo, dan masih banyak yang lainnya.

Selain ketiga pabrik besar tersebut, masih ada beberapa produk dari pabrik yang lain.

Seperti PT. Mulia Profeed, yang ada di Purwodadi Jawa Tengah dan UAB yang ada di Bekasi Jawa Barat.

Selebihnya mungkin masih banyak, tapi saya tidak bisa menyebutkannya satu per satu.

Masing – masing produk pakan puyuh petelur tersebut ada yang berhasil di pasaran dan ada yang kurang berhasil.

Maksud saya, beberapa produk pakan puyuh mudah untuk diperoleh dan banyak yang menjualnya. Sedangkan beberapa produk yang lain, cukup sulit untuk dijumpai atau hanya di wilayah tertentu peredarannya.

Beberapa merk pakan puyuh petelur yang banyak beredar di pasaran adalah sebagai berikut.

PP-3 (Pt. Wonokoyo Jaya)

Kandungan nutrisinya adalah sebagai berikut.

BP104-Bravo (PT. Charoen Phokpand)

Informasi mengenai produk ini cukup sulit ditemukan. Sehingga saya belum menemukan informasi kandungan nutrisi dan harganya. Jika Anda mengetahuinya, silahkan share di kolom komentar, kalau berkenan.

SINTA – (PT. Sinta Prima Feedmil)

Pakan puyuh petelur SINTA ini digunakan untuk puyuh layer usia 5 minggu ke atas. Pabriknya ada di Cileungsi Bogor sedangkan kantor administrasinya ada di Jakarta.

Sepertinya pakan ini lebih mudah ditemukan untuk wilayah jawa barat.

Pakan ini ada dua bentuk. Pertama dalam bentuk tepung dan yang kedua, crumble. Tapi keduanya memiliki kandungan nutrisi yang sama.

Dari sumber websitenya, kandungan nutrisinya ada pada tabel di bawah ini.

Untuk harganya, menurut review dari sebuah blog yang saya baca, harganya memang di atas rata – rata.

ProQuail (PT. Mulia Profeed)

Pakan puyuh petelur ini dibuat oleh PT. Mulia Profeed. Lokasi produksinya di Purwodadi, Jawa Tengah.

Informasi kandungan nutrisi lengkapnya belum bisa saya berikan. Tapi sepertinya kalau produk pakan ternak sudah didistribusikan, kandungan nutrisinya sudah memenuhi standard.

Harga pakan puyuh petelur ini cukup terjangkau. Per 50 kg nya harganya sekitar 275 ribuan. Harga ini berdasarka observasi online yang saya lakukan.

Kalau belum naik, ya..

Sejauh ini, hanya itu produk pakan puyuh petelur yang bisa saya informasikan. Kalau ada tambahan produk lain silahkan tambahkan di komentar.

Harga pakan puyuh murah?

Kalau mengharapkan pakan puyuh jadi buatan pabrik, dengan harga murah, kok sepertinya tidak bakalan ada ya.

Karena kecenderungan selama ini, harga pakan tidak pernah turun. Akan tetapi selalu naik.

Hal ini karena bahan penyusun pakan yang digunakan, sebagian banyak didatangkan dari luar negeri.

Berarti, harganya bahan bakunya naik turun dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global.

Lalu, berapa harga pakan yang sesuai untuk usaha budidaya puyuh petelur?

Berdasarkan analisa usaha ternak puyuh yang pernah saya buat, maksimal harga pakan puyuh adalah 7500 rupiah.

Kalau harga per kg pakannya bisa di bawah itu, masih ada peluang untuk mendapatkan keuntungan.

Saat ini menurut perkiraan saya, harga pakan puyuh yang tersedia harganya berkisar antara 5500 – 7000 rupiah.

Biasanya, harga pakan yang sedikit lebih mahal, ada bahan tambahannya yang membuat pakan menjadi lebih berkualitas.

Bahan tambahan ini sulit untuk ditiru oleh peternak – peternak kecil seperti kita.

Kalau kita membuat ransum sendiri, kita bisa memperoleh harga pakan puyuh petelur dengan harga di bawah 5500 rupiah.

Nanti akan saya uraikan pada bagian bawah artikel ini.

Formula pakan puyuh

Untuk membuat pakan puyuh, bahan bakunya harus terdapat protein, karbohidrat, lemat, serat dan mineral.

Protein sebaiknya diperoleh dari protein hewani dan protein nabati. Kalau memaksakan hanya protein nabati, tetap bisa. Tapi biasanya hasilnya tidak sebagus kalau ada protein hewaninya.

Biasanya, bahan baku untuk membuat pakan adalah Tepung Ikan, Bungkil Kelapa, Bungkil Kedelai, MBM (meat bone mill), Rape Seed, Poltry by produk, Tepung Daun, DL-Metionin, tepung bulu, minyak nabati, bungkil kelapa, pollard, bungkil kacang tanah, canola, tepung daun, vitamin, calcium, fosfat, dan trace mineral.

Pilihlah bahan yang mudah diperoleh, harganya murah dan stoknya ada untuk waktu yang cukup lama.

Cara mudahnya adalah membuat ransum puyuh petelur dengan cara seperi membuat ransum untuk ayam petelur.

Yaitu, bahan – bahannya adalah konsentrat ayam petelur, katul dan jagung.

Hal ini karena jarang sekali produk konsentrat khusus untuk puyuh petelur.

Di bawah ini akan saya berikan informasi mengenai pakan puyuh petelur yang bisa dijadikan pakan alternatif.

Cara membuat pakan puyuh

Sebelum membuat pakan puyuh petelur sendiri, pertama kali yang harus kita ketahui adalah kebutuhan nutrisi pakan puyuh.

Kita bisa melihatnya di artikel analisa usaha ternak puyuh. Karena saya tidak ingin Anda repot, maka saya berikan saja gambarnya di bawah ini.

Kandungan nutrisi pada gambar tersebut akan kita jadikan patokan untuk membuat pakan puyuh petelur selanjutnya.

Metode penyusunan ransum trial and error

Misalnya kita akan membuat pakan dari konsentrat, jagung dan katul.

Kita harus tahu kandungan nutrisi dari ketiga bahan tersebut. Kandungan nutrisinya adalah sebagai berikut.[1]

JAGUNG :
ME : 3360 Kcal/kg, AIR : 10-13%, CRUDE PROTEIN : 9%, LEMAK : 4,1%, SERAT KASAR : 2,2%, Ca : 0,02%, : P 0,29%.

KATUL :
ME : 1850 Kcal/kg, AIR : 11,7%, CRUDE PROTEIN : 10,1%, LEMAK : 4,9%,SERAT KASAR : 15,3%, Ca : 0,08%, P : 1,36%.

Konsentrat 124 Phokpand

ME : 2500 Kcal/kg, AIR : 13%, CRUDE PROTEIN : 30-32%, LEMAK : 3-5%, SERAT KASAR : 6-8%, Ca : 3-4%, P : 1-1,5%.

Kita coba membuat formula pakan puyuhnya dengan konsentrat 50%, jagung 40% dan katulnya 10 %.

Misalnya kita buat ransum sebanyak 10 kg, maka masing – masing untuk konsentrat, jagung dan katulnya adalah 5 kg, 4 kg dan 1 kg.

Sekarang, kita hitung kandungan nutrisi dari pakan tersebut.

Menghitungnya dengan menggunakan rumus ini.

BP:TR x NBP = NN.

BP adalah jumlah bahan pakan. Dalam hal ini, BP untuk konsentrat adalah 5 kg, jagung 4 kg dan katul BP nya adalah sebanyak 1 kg.

TR adalah total ransum. Dalam hal ini total ransumnya adalah 10 kg.

NBP adalah nilai nutrisi bahan pakan. Ini nilai nutrisi seperti protein kasar, lemak, serat dan seterusnya.

Nilai NBP untuk setiap bahan yang akan kita gunakan sudah ada di atas.

Sedangkan NN adalah nilai nutrisi dari ransum yang sudah kita buat.

Cara menghitungnya bisa dilihat di bawah ini.

Cara menghitung kandungan protein pakan

Kandungan protein dari jagung

(4 kg : 10 kg) x 9% = 3,6 %.

Kandungan Protein dari katul

(1 kg : 10 kg) x 10,1% = 1,01%

Kandungan protein dari konsentrat

(5 kg : 10 kg) x 31% = 15,5 %

Kemudian jumlah semua kandungan protein dari setiap bahan pakan. Totalnya adalah 3,6 % + 1,01 % + 15,5 % = 20,01 %.

Cara menghitung energi metabolisme pakan

Energi metabolisme dari jagung

(4 kg : 10 kg) x 3360 Kcal/kg = 1344 Kcal/kg.

Energi metabolisme dari katul

(1 kg : 10 kg) x 1850 Kcal/kg = 185 Kcal/Kg

Energi metabolisme dari konsentrat

(5 kg : 10 kg) x 2500 Kcal/kg = 1250 Kcal/Kg.

Kemudian jumlahkan semua energi metabolisme masing – masing bahan pakan. 1344 Kcal/kg + 185 Kcal/Kg + 1250 Kcal/Kg = 2779 Kcal/Kg.

Seperti itu. Cara yang sama persis bisa digunakan untuk menghitung lemak, serat, Ca dan P.

Pakan puyuh petelur buatan sendiri, jadi lebih murah

Sekarang kita hitung biaya pakan yang kita buat sendiri.

Harga konsentrat kalau kita belinya langsung banyak, 1 sak misalnya, kita bisa dapat harga 7500 rupiah per kgnya.

Kalau kita butuh konsentrat sebanyak 5 kg, maka biayanya adalah 37500 rupiah.

Harga jagung misalkan 3500 rupiah per kg dan katul 2500 per kgnya.

Harga jagung untuk 4 kg adalah 14 ribu.

Kemudian total semua harganya.

37500 + 14000 + 2500 = 54000 rupiah.

Jadi, per kg nya pakan yang kita buat adalah 5400 rupiah per kilonya.

Pakan puyuh petelur alternatif

Pakan puyuh dengan bahan di atas itu sangat sederhana. Kalau mau susunan bahan yang lebih lengkap bisa menggunakan komposisi di bawah ini.

Komposisi dari formula pakan puyuh petelur ini nanti, pernah digunakan dalam penelitian. Tapi untuk mudah tidaknya untuk mendapatkan bahannya, saya tidak bisa menjaminnya.

Formula pakan puyuh 1

Komposisi bahan pakan penyusunnya adalah:

Jagung 30%,

Dedak 35%,

SBM 10,05%,

Poultry meat meal (PMM) 18,3%,

Premix 0,2%,

Lisin 0,1%,

Metionin 0,1% dan Kapur 0,24%.

Dengan komposisi pakan seperti ini, menurut analisis laborat [2], kandungan nutrisinya seperti pada gambar ini.

SBM itu soybean meal atau kita lebih mengenalnya dengan bungkil kedelai. Sedangkan PMM ( poultry meat meal) adalah tepung daging.

Misalkan kita akan membuat ransum sebanyak 10 kg dengan komposisi di atas, maka masing – masing bahan jumlahnya adalah sebagai berikut:

Jagung 3 kg, harganya 3500/kg.

Dedak 3,5 kg, harganya 2500/kg.

SBM 1,005 kg, harganya 12000/kg.

Poultry meat meal (PMM) 1,83 kg, harganya 6500/kg

Premix 0,02 kg atau 20 gram, harganya 40000/kg

Lisin 0,01 kg atau 10 gram, harganya 35000/kg

Metionin 0,01 kg atau 10 gram, harganya 65000/kg.

Kapur 0,024 kg atau 24 gram, harganya 2000/kg.

Kemudian biaya yang kita keluarkan untuk membuat ransum seperti ini adalah.

Seperti itu biaya untuk membuat ransum pertama ini.

Harga per kg nya tinggal dibagi 10 saja. Jadinya adalah sekitar 4500 an.

Harga bahan di atas adalah harga yang saya peroleh berdasarkan observasi online yang saya lakukan.

Mungkin harga di lapangan akan sedikit berbeda.

Formula pakan puyuh 2

Selain formula pakan di atas, formula lain bisa menggunakan bahan seperti ini.

Jagung 49%,

Bungkil Kedelai 38%,

Tepung ikan 7,5%,

MBM 3,5 %,

CPO 0,5 %,

DCP 0,2

CaCO3 1 %

Dl Metionin 0,3 %.

Dengan komposisi pakan seperti ini, menurut analisis laborat [3], kandungan nutrisinya seperti pada gambar ini.

Misalkan kita akan membuat ransum sebanyak 10 kg dengan komposisi di atas, maka masing – masing bahan jumlahnya adalah sebagai berikut:

Jagung 4,9 kg, harganya 3500/kg.

SBM atau bungkil kedelai 3,8 kg, harganya 12000/kg.

Tepung ikan 0,75 kg atau 750 gram, harganya 10000/kg

MBM 0,35 kg atau 350 gram, harganya 15000/kg

CPO 0,05 kg atau 50 gram, harganya 10000/kg

DCP 0,02 kg atau 20 gram, harganya 7500/kg.

CaCO3 0,01 kg atau 10 gram, harganya 2000/kg.

Dl Metionin 0,03 kg atau 30 gram, harganya 65000/kg.

Kemudian biaya yang kita keluarkan untuk membuat ransum seperti ini adalah.

Biaya per kg nya sedikit lebih mahal. Tapi, kandungan proteinnya lebih tinggi. Sebenarnya nilai protein kasarnya terlalu tinggi.

Kita bisa menguranginya dengan metode trial dan error seperti yang sudah saya tuliskan di atas.

Tinggal diganti presentasi komposisinya dan dihitung sampai sesuai nilai yang diinginkan.

Membuat pakan puyuh fermentasi

Menurut saya, menggunakan pakan puyuh fermentasi untuk puyuh petelur sangatlah beresiko.

Hal ini karena kalau proses pembuatannya tidak tepat, bisa – bisa yang tumbuh dan berkembang malah bakteri yang merugikan.

Lihat saja di artikel ini, beberapa resiko yang mungkin bisa terjadi saat pembuatan pakan fermentasi.

Silase pakan kambing, keuntungan dan resiko, bagian 2.

Selain itu, membuat pakan fermentasi juga mengharuskan kita mengeluarkan ekstra waktu dan tenaga.

Tapi tidak masalah. Saya tidak ingin membuat Anda kecewa.

Berikut ini ada sebuah penelitian yang menggunakan pakan fermentasi untuk digunakan sebagai pakan puyuh petelur.

Tapi pakannya tidak full pakan fermentasi. Pakan fermentasi tersebut hanya digunakan sebagai pengganti sebagian dari pakan komersial.

Tujuannya supaya biaya pakan bisa sedikit lebih murah tapi produksi telurnya tetap normal.

Bahan pakan yang difermentasi adalah onggok, ampas tahu dan tepung ikan.

Yang difermentasi adalah onggok dan ampas tahunya saja. Untuk tepung ikannya tidak perlu.

Proses pembuatan fermentasi menggunakan kapang Rizhopus Oligosporus. Kapang ini biasanya digunakan untuk membuat tempe.

Bisa dibeli secara online. Harganya sekitar 20 ribuan. Bisa dicek di google.

Cara fermentasi onggok dan ampas tahu

1 . Perbandingan antara onggok dan ampas tahu adalah 60%:40%.

Kalau jumlah onggok dan ampas tahunya sebanyak 5 kg, maka onggoknya 3 kg dan ampas tahunya 2 kg.

Onggok dalam kondisi sudah kering dan ditepung halus.

2 . Sebelum difermentasi, onggok dan ampas tahu disterilkan. Caranya dikukus selama 30 menit. Dihitung dari air mendidih.

3 . Setelah itu, didinginkan sampai suhu ruang.

4 . Setelah dingin, kapang kemudian ditaburkan dan dicampurkan sampai merata.

5 . Kemudian disimpan dalam wadah, misalnya plastik. Proses fermentasinya berlangsung secara aerob. Jadi plastiknya bisa dilubangi kecil kecil menggunakan lidi. Persis kaya pas membuat tempe.

6 . Lama fermentasi dilakukan selama 5 hari.

7 . Setelah fermentasi selesai, onngok dan ampas tahu dijemur sampai kering.

Ini belum selesai. Setelah kering, bahan yang sudah difermentasi tersebut kemudian dicampur dengan tepung ikan.

Untuk 5 kilogram bahan fermentasi tersebut, tepung ikannya sebanyak 2 kg. Kalau bahan yang akan difermentasi tidak 5 kilogram, cara menghitungnya bisa pakai rumus ini.

Tepung ikan (kg) = (onggok + ampas tahu) kg : 2,5.

Kalau jumlah total onggok dan ampas tahu 20 kg, maka tepung ikannya sebanyak 8 kg.

Takaran pakan puyuh fermentasi

Menurut penelitian, takaran penggunaan pakan puyuh fermentasi di atas adalah 10% dari pakan komersial.[4]

Jadi, untuk total pakan puyuh sebanyak 1 kg, 900 gram pakan komersial dan 100 gram pakan fermentasi.

Total pakan 10 kg, 9 kg pakan komersial dan 1 kg pakan fermentasi.

Kalau total pakannya 100 kg, 90 kg pakan komersial dan 10 kg pakan fermentasi.

Hasil dari penelitian

Dari uji coba yang dilakukan, konsumsi pakan dari puyuh tidak mengalami masalah dengan penambahan pakan fermentasi ini.

Puyuh yang diberi pakan full pakan komersial, konsumsi ransumnya adalah 23,3 gram/ekor/hari sedangkan produksi telurnya sebanyak 81,5 %.

Sedangkan puyuh dengan pakan komersial plus pakan fermentasi, konsumsi ransumnya 24 gram/ekor/hari dengan produksi telur sebanyak 81,2%.

Apakah dengan penambahan pakan ini bisa lebih hemat?

Menurut perhitungan saat itu, pakan puyuh yang ada 10% pakan fermentasi ini bisa lebih hemat sekitar 160 rupiah per kg nya.

Dengan harga sekarang dan metode trial dan error di atas, kita bisa menghitungnya sendiri untuk harganya saat ini.

Saya kira cukup sekian untuk artikel ini, semoga ada manfaatnya.

Sampai jumpa lagi minggu depan.

Referensi

[1] http://bumiternak-betha.blogspot.co.id/2012/05/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html

[2] Elly Tugiyanti, Rosidi dan As’ad Khoirul Anam. Pengaruh Tepung Daun Sukun (Artocarpus altilis) terhadap Produksi dan Kualitas Telur Puyuh (Coturnix-coturnic japonica). Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman. 2017 Agripet : Vol (17) No. 2 : 121-131.

[3] Nurhidayat, Irfan. 2013. Pengaruh Pemberian tepung Daun Pepaya terhadap Performa Puyuh Periode Starter (0-4 Minggu). Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Peternakan IPB Bogor.

[4] Rizki Puji Samudra, M. Anam Al Arief, Abdul Samik. Substitusi Onggok dan Ampas Tahu Fermentasi Terhadap Konsumsi Pakan, Produksi Telur dan Konversi Pakan Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica). AGROVETERINER Vol.5, No.1 Desember 2016.

Silahkan share di:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan komentar