Ayo Ternak Kambing

Silahkan share di:

Contoh peternak kambing sukses

Pak Sofian Bandung

Peternak domba yang satu ini mengawali cerita para peternak kambing dan domba yang sudah sukses.

Pada tahun 2017, seperti yang diberitakan finance.detik.com, beliau sudah memelihara domba garut sebanyak 131 ekor.

Mau tau, dulu awalnya beliau memelihara berapa ekor domba?

Awalnya hanya memelihara 7 ekor domba garut.

Dengan ketekunan dan kegigihan akhirnya beliau bisa menjadi seperti sekarang ini.

Berapa lama waktu yang diperlukan pak sofian untuk pencapaian saat ini?

Akan tetapi, kesuksesan tersebut tidak diraih dalam waktu yang singkat.

Butuh selama 13 tahun, bagi beliau untuk mengembangkan usaha domba garut miliknya.

Tentu, selama itu sudah banyak berbagai halangan rintangan yang sudah dilaluinya.

Berapa penghasilan beliau?

Omset beliau bisa mencapai 400 an juta per tahunnya atau dengan kata lain perbulannya sebanyak 33 juta.

Pak Ahyadi

Peternak dan pebisnis kambing asal jakarta ini malah memulai usahanya hanya dari sekor kambing.

Akhirnya selama 40 tahun, jumlah ternak kambing yang dimilikinya kini sampai 1800 ekor.

Jumlah yang sebanyak itu tidak perlu ditanyakan lagi berapa pendapatannya. Yang jelas besar lah.

Dan tentu, selama perjalanan beliau dalam mengembangkan usaha, banyak lika liku yang sudah di alami oleh beliau.

Dua peternak kambing sukses di atas adalah sedikit dari pelaku ternak kambing yang tersorot oleh media.

Sebenarnya masih banyak para peternak kambing yang tergolong sukses, namun tidak terekspos oleh media.

Anda bisa join di grup facebook peternak kambing indonesia.

Disitu banyak anggota grup yang sudah sukses dalam berternak kambing. Baik itu kambing jawa, domba, kambing pe, dan kambing perah.

Di grup ini juga banyak ilmu dan pengalaman dari para peternak yang dibagikan secara gratis. Jadi, tidak ada ruginya kalau Anda memutuskan untuk bergabung dalam grup tersebut.

Teknik dasar ternak kambing , Harus mulai dari mana?

Keluhan yang biasanya diutarakan saat memulai usaha adalah ” tidak punya modal”. Banyak dan besar keinginan untuk memiliki usaha, tapi karena tidak mempunyai modal “uang” akhirnya mengurungkan niatan tersebut.

Tapi, benarkah uang yang banyak adalah satu – satunya modal untuk memulai usaha?

Banyak sekali, pengusaha yang akhirnya sukses dengan modal awal sangat kecil.

Contohnya adalah dua peternak kambing di atas. Mereka hanya memulai usaha ternak kambing hanya dari 7 ekor bahkan ada yang satu ekor.

Pada akhirnya, mereka bisa. Kalau mereka bisa, Anda juga pasti bisa.

Inti dari modal adalah semangat, yakin dan tidak mudah putus asa. Jangan lupa berdoa kepada Yang Maha Kuasa.

Mulailah dengan modal apa adanya, tidak perlu mengada – ada. Jika hanya mampu memulai dari 1 atau dua ekor kambing, Anda sudah jadi peternak kambing.

Tidak ada syarat untuk mejadi peternak kambing harus mempunyai jumlah kambing sekian.

Sebagai langkah awal, mungkin dua artikel di bawah ini bisa menambah wawasan bagi Anda yang ingin mulai berternak kambing.

dasar untuk ternak kambing

Dasar – dasar berternak kambing

daun singkong untuk pakan ternak kambing

Ilmu dasar pakan ramban

Sebagai awal, ke dua artikel tersebut bisa sangat membantu. Karena di berikan alur atau tahap awal dalam memulai usaha ternak kambing.

Tahapan tersebut antara lain mengetahui ilmu ternak kambing, Mempersiapkan pakan , membuat kandang dan Memilih kambing yang benar.

Silahkan baca dulu kedua artikel tersebut jika dirasa perlu.

Jenis Pakan kambing

Pakan mengambil porsi sangat besar dalam usaha ternak. Tidak terbatas pada usaha ternak kambing, ternak unggas seperti ayam petelur dan puyuh juga sama.

Pakan kambing pada umumnya adalah berupa hijauan atau rambanan dan rumput. Contohnya adalah daun kelor, daun nangka, daun pisang , daun singkong, daun murbei, rumput odot dan masih banyak yang lainnya.

Untuk mendapatkan pakan ternak kambing, sebenarnya tidaklah sulit. Akan tetapi untuk menjaga pasokannya supaya tersedia sepanjang tahun, itu yang sulit.

Untuk mengatasi hal tersebut bisa dilakukan dengan menanam hijauan sendiri. Akan tetapi, cara ini membutuhkan lahan yang cukup luas.

Kalau tidak punya lahan, bisa menanam hijauan di lahan yang tidak termanfaatkan. Misalnya di pinggir jalan dan di pinggir sungai.

Banyak yang menanam rumput odot sebagai hijauan pakan ternak kambing. Rumput odot dipilih karena ia mudah untuk dibudidayakan.

Rumput odot lebih disukai oleh kambing dan kandungan nutrisinya juga cukup bagus.

Selain rumput odot, daun singkong dan daun kelor juga bagus untuk ternak kambing.

Akan tetapi, daun singkong memiliki kandungan anti nutrisi berupa asam sianida yang dapat meracuni ternak kambing.

Oleh karena itu, jika belum terbiasa menggunakan daun singkong sebagai pakan kambing, sebaiknya daun singkong di jemur dahulu supaya aman.

Beberapa artikel ini mungkin sangat membantu kalau ketersediaan daun singkong di sekitar anda melimpah dan ingin memanfaatkannya sebagai pakan.

daun singkong untuk pakan ternak kambing

Daun singkong pakan kambing protein tinggi.

cassava-leaves-for-goat-feed- ternak kambing

Pemanfaatan Daun Singkong supaya Aman untuk kambing

daun singkong kering untuk pakan ternak kambing

Daun singkong bisa jadi konsentrat sebanyak 40%

Di kedua artikel tersebut terdapat informasi mengenai daun singkong, tanda – tanda daun singkong yang aman dan cara membuat silase daun singkong.

Tidak kalah bagusnya dengan daun singkong adalah daun kelor dan daun indigofera. Akan tetapi pemanfaatan daun kelor rebutan dengan kebutuhan manusia.

Artikel yang bagus tentang daun kelor ada di bawah ini.


daun kelor untuk pakan ternak kambing
Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan dan Ternak

Selain daun kelor, kalau anda ingin menanam daun indigorera, in adalah penelitiannya.


indigofera untuk pakan ternak kambing
Membuat Daun Indigofera menjadi pelet pakan kambing

Membuat Daun Indigofera menjadi pelet pakan kambing. bagian 2.

Silase dan fermentasi pakan ternak kambing

Untuk beberapa wilayah di Indonesia, jumlah ketersediaan pakan tertentu jumlahnya sangat melimpah.

Misalnya daun singkong, eceng gondok, klobot jagung, pelepah sawit dan lain – lain.

Kalau tidak dibuat silase, pakan tersebut mudah busuk dan akhirnya malah terbuang sia – sia.

Teknologi biologi ini sangat membantu sekali dalam mengatasi jumlah pakan yang sangat melimpah namun mudah busuk.

Akan tetapi, bukan berarti membuat pakan dalam bentuk silase tidak tanpa resiko.

Sebelum membaca lebih lanjut, baca dulu dua artikel di bawah ini.

Jika anda sudah mengerti dan memahami tentang resiko dari pakan silase, maka dalam blog ini saya sudah menulis banyak postingan tentang membuat pakan silase untuk ternak kambing.

Silahkan dibaca – baca, siapa tahu bisa bermanfaat. Di bawah ini adalah link – link dari artikel tersebut.


gedebog pisang untuk ternak kambing
Batang Pisang Fermentasi untuk Domba, Kambing, Sapi kah?

Cara membuat pakan kambing dari batang/gedebog pisang

Meningkatkan kualitas silase daun dan pelepah kelapa sawit

Cara membuat konsentrat dan silase klobot jagung

Klobot jagung untuk pakan domba sampai 70%

Eceng gondok untuk pakan kambing dan domba (angan – angan)

Eceng gondok untuk pakan ternak kambing dan domba

Pembuatan silase dan hay limbah pasar untuk pakan kambing pe

Cara fermentasi dedak padi menggunakan ragi tape

Pakan ternak kambing alternatif

Selain jenis pakan yang telah saya sebutkan di atas, masih ada jenis hijauan yang bisa digunakan sebagai alternatif pakan.

Alternatif pakan tersebut adalah daun nangka, daun mahoni, daun kangkung dan seterusnya. Daftarnya bisa panjang. Untuk lebih lengkapnya silahkan lihat di artikel berikut.


mulberry leaves for crickets feed
Hijauan alternatif pakan ternak kambing

Sebagai alternatif lain adalah fodder jagung hidroponik. Lihat cara membuat fodder jagung dan beberapa penelitian yang pernah dilakukan pada artikel di bawah ini.


Fodder jagung hidroponik

Sistem manajemen pemeliharaan ternak kambing

Supaya lebih bisa berkembang, maka kita juga harus menguasai tentang manajemen ternak.

Tidak hanya itu. Dengan manajemen yang baik, insyaAllah ternak akan bisa berproduksi dengan optimal. Sehingga hasil yang diperoleh sesuai dengan yang diharapkan.

Manajemen ini meliputi manajemen pemeliharaan dan manajemen penyakit. Kalau manajemen keuangan, itu bahasan lebih lanjut.

Manajemen pemeliharaan ternak kambing

Meskipun kambing sehat, kalau pemeliharaannya kurang baik, maka produksinya juga kurang optimal.

Pemeliharaan yang saya maksudkan disini adalah pemberikan pakan yang berkualitas pada ternak kambing.

Gambaran umum tentang manajemen pemeliharaan ada pada artikel berikut ini.


mengetahui-ciri-ciri-kambing-hamil
Efisiensi peternakan kambing

Manajemen breeding kambing

Tujuan dari pemeliharaan yang baik adalah kambing bisa melahirkan anakan paling tidak dua kali dalam setahun.

Tapi ini membutuhkan usaha yang cukup berat dan disiplin.

Kambing hamil, paling tidak butuh waktu 5 bulan. Dalam setahun, untuk dua kali kelahiran minimal tiap indukan butuh 6 bulan.

5 bulan untuk hamil dan 1 bulan untuk penyapihan.

Tapi, apakah setelah cempe di sapih bisa menjamin indukan bisa langsung birahi?

Belum tentu.

Untuk menyiapkan birahi indukan, butuh waktu beberapa minggu. Cara mempercepat birahi indukan kambing atau domba adalah sebagai berikut.


kambing-birahi
Cara mempercepat birahi kambing dan domba

Untuk artikel tambahan, jika ingin kelahiran cempe betina, ini artikelnya.


getting-the-goat-female-kid
Cara mengawinkan kambing supaya lahir cempe betina

Manajemen penyakit ternak kambing

Lebih baik mencegah daripada mengobati.

Sehebat apapun cara kita mengobati penyakit, kalau sudah terserang penyakit, tetap kita akan kehilangan waktu pada mengobati ternak yang sakit.

Seharusnya, kalau ternak tidak sakit, peternak bisa fokus pada memaksimalkan produksinya.

Pencegahan – pencegahan yang sangat mungkin bisa dilakukan adalah:

  • Berilah ternak dengan pakan yang jumlah dan kandungan nutrisinya memadai.
  • Kandang sebaiknya jangan lembab. Biarkan sinar matahari boleh masuk.
  • Bersihkan kotoran di kandang secara teratur.

Akan tetapi kalau sudah terlanjur terserang penyakit, mau tidak mau kita harus mengobatinya.

Untuk bisa mengobatinya, sebaiknya kita tahu dulu beberapa penyakit yang bisa menyerang ternak kambing.

Silahkan untuk informasinya baca – baca pada artikel di bawah ini.


Penyakit utama kambing dan domba

Penyakit diare pada ternak kambing

Daun-Bambu-Untuk-Sapi-kambing-dan-domba-300x221
Daun bambu obat mencret ternak

Penyakit orf pada kambing, serta penangannya di Indonesia

Cara mengatasi kutu kambing

Obat mujarab kambing kudisan dengan asap cair

Menentukan tujuan beternak kambing

Ternak kambing yang akan kita lakukan apakah untuk penghasil daging atau susu?

Kalau penghasil daging, maka jenis kambing yang kita pelihara ada banyak pilihan.

Bisa kambing jawa, kacang, kambing pe atau kambing boer crossbreed.

Kalau pilihan Anda jatuh pada kambing pe, maka Anda harus baca artikel ini dulu.

Informasi yang harus tahu, berternak kambing pe.

Manajemen ternak kambing etawa.

Pada kedua artikel di atas, terdapat informasi yang cukup berguna mengenai kambing pe. Yaitu ciri – ciri kambing pe yang baik sehingga bisa memandu Anda apakah kambing pe akan digunakan untuk kontes atau penghasil daging.

Produk ternak kambing yang tidak kalah menarik adalah susu kambing. Semoga artikel dibawah ini bisa menginspirasi anda yang tertarik dengan peternakan kambing perah.

Peternakan kambing perah.

Kandang kambing

Pada tahap ini kita sudah mengetahui informasi mengenai ilmu ternak kambing sampai manajemen penyakitnya.

Selanjutnya adalah menentukan lokasi dan kandang sebagai tempat melaksanan usaha ternak kambing.

Kandang tidak perlu megah dan besar – besar. Sesuaikan saja dengan kemampuan yang kita miliki.

Yang penting, kandang bisa nyaman ditempati oleh ternak.

Memang ada beberapa poin – poin yang haru dipenuhi untuk membuat kandang yang baik dan sehat.

Anda bisa membacanya di artikel di bawah ini.

Kandang kambing sederhana.

Semoga lancar dan sukses usaha ternak kambingnya. Terima kasih.

(Visited 496 times, 1 visits today)
Silahkan share di:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan komentar